BPBD Riau Pastikan Karhutla Terkendali di Sejumlah Daerah
- 27 Jan 2026 11:48 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau memastikan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah saat ini relatif terkendali. Dari hasil pemantauan dan penanganan di lapangan, sebagian besar titik api yang terdeteksi pada Senin, 26 Januari 2026 telah berhasil dipadamkan.
Kepala Pelaksana BPBD Riau, M. Edy Afrizal, mengatakan meskipun masih ditemukan beberapa kejadian kebakaran, namun seluruhnya telah ditangani oleh tim gabungan. Beberapa lokasi memang masih menjalani tahap pendinginan untuk mencegah munculnya api kembali.
“Ada beberapa titik kebakaran yang terpantau, tetapi alhamdulillah sudah berhasil dipadamkan. Sebagian masih dalam proses pendinginan agar tidak terjadi kebakaran ulang,” ujar Edy.
Data terbaru mencatat terdapat 57 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau, dengan 14 titik terkonfirmasi sebagai firespot. Di Kabupaten Kampar terdeteksi dua titik kebakaran yang kini telah padam. Kabupaten Bengkalis mencatat tiga titik yang masih dalam tahap pendinginan.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan tiga titik kebakaran yang sudah dipadamkan namun masih diawasi. Sementara di Kabupaten Indragiri Hilir terdapat satu titik yang saat ini masih menjalani proses pendinginan.
Untuk wilayah perkotaan, BPBD mencatat empat titik kebakaran di Kota Pekanbaru dan seluruhnya telah padam total. Selain itu, satu titik kebakaran juga terpantau di Kabupaten Kuantan Singingi.
BPBD Riau terus meningkatkan koordinasi dengan TNI, Polri, Manggala Agni, serta pemerintah daerah setempat guna memastikan situasi tetap aman, khususnya di wilayah yang rawan munculnya api susulan.
“Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar kondisi tetap terkendali dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” katanya.
Dari sisi cuaca, kondisi di Riau pada pagi hingga siang hari umumnya cerah hingga cerah berawan. Potensi hujan ringan bersifat lokal diprakirakan terjadi pada sore hingga malam hari di wilayah Kampar, Kuantan Singingi, dan Rokan Hulu. Tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan.
Suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 50–97 persen. Kecepatan angin tercatat berada di kisaran 10–30 kilometer per jam dari arah utara hingga timur. Sementara tinggi gelombang laut di perairan Riau berada pada kategori rendah, yakni 0,5 hingga 1,25 meter.
Secara regional, hingga pukul 23.00 WIB, total hotspot di Pulau Sumatera tercatat sebanyak 580 titik, dengan Provinsi Riau menjadi salah satu wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 57 hotspot yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....