Audisi PB Djarum 2026 di Pekanbaru Jaring Bibit Atlet Berbakat
- 08 Jul 2026 12:31 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Audisi Umum PB Djarum 2026 resmi dibuka di GOR Angkasa, Pekanbaru, Rabu 8 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 itu menjadi ajang pencarian bibit atlet bulutangkis berbakat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi atlet nasional.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengatakan pemindahan lokasi audisi ke berbagai daerah dilakukan agar kesempatan bagi atlet muda di luar Pulau Jawa semakin terbuka. Menurutnya, banyak potensi yang perlu digali langsung dari daerah.
Sebanyak 343 peserta dari 13 provinsi telah mendaftar mengikuti audisi. Dari jumlah tersebut, 306 peserta yang melakukan registrasi ulang berasal dari Provinsi Riau Aceh, Banten, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Papua, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Seleksi diawali dengan sistem screening menggunakan format gugur pada pertandingan awal, kemudian dilanjutkan dengan turnamen hingga babak final. Juara di setiap kategori akan memperoleh tiket mengikuti karantina selama satu bulan di Kudus. Selama masa karantina, peserta kembali menjalani evaluasi sebelum ditetapkan sebagai penerima beasiswa PB Djarum.
"Kami ingin membuka kesempatan yang sama bagi anak-anak berbakat di luar Pulau Jawa. Potensi atlet bulutangkis Indonesia tersebar di berbagai daerah, termasuk Riau, dan kami berharap dari Pekanbaru akan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa."ujarnya.
Dalam proses seleksi, tim pencari bakat menilai berbagai aspek, mulai dari teknik bermain, penguasaan lapangan, daya juang, hingga postur tubuh. Selain itu, tim juga memiliki kewenangan memberikan "super tiket" kepada peserta yang dinilai memiliki bakat istimewa meski belum menjadi juara.
| Baca juga: Pekanbaru Super Cup 2026 Siap Digelar |
Sigit optimistis daerah di luar Jawa, termasuk Riau, mampu melahirkan atlet bulutangkis nasional yang berprestasi. Ia mencontohkan Makassar yang telah menghasilkan sejumlah alumni berkualitas bagi PB Djarum dan berharap Pekanbaru dapat mengikuti jejak tersebut.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar terus berlatih dan tidak mudah menyerah selama mengikuti proses seleksi. Sigit menegaskan seluruh rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya.
"Seluruh proses Audisi Umum PB Djarum 2026 tidak dipungut biaya. Kami mengajak para peserta untuk bertanding dengan semangat, menunjukkan kemampuan terbaik, dan tidak mudah menyerah karena setiap peserta memiliki peluang untuk terpilih, bahkan melalui super tiket."katanya.
Sementara itu, peserta asal Solok, Sumatera Barat, Rana dan Ayunda, mengaku antusias mengikuti audisi karena ingin mengukir prestasi dan membanggakan orang tua melalui olahraga bulutangkis. Dukungan penuh juga diberikan kedua orang tua mereka yang berharap kesempatan ini menjadi langkah awal menuju masa depan sebagai atlet nasional.
"Kami ingin memberikan yang terbaik di audisi ini dan berharap bisa meraih kesempatan menjadi atlet PB Djarum. Dukungan orang tua menjadi motivasi terbesar kami untuk terus berjuang dan mengharumkan nama daerah." tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....