Jayden dan Chelsea Pimpin 15 Peraih Super Tiket Audisi PB Djarum 2026

  • 12 Jul 2026 20:04 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Mimpi para pebulutangkis muda untuk bergabung dengan PB Djarum semakin dekat. Sebanyak 15 atlet berhasil meraih Super Tiket pada Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Angkasa, Pekanbaru, Minggu 12 Juli 2026. Enam atlet lolos melalui jalur juara turnamen, sedangkan sembilan lainnya mendapatkan Super Tiket tambahan dari Tim Pencari Bakat berkat penampilan impresif sepanjang audisi.

Salah satu sorotan datang dari pebulutangkis asal Siak, Riau, Jayden Octave Tiolando, yang keluar sebagai juara kategori KU-11 Putra. Jayden memastikan Super Tiket setelah menundukkan Nathan Alfariqi Aldyhara dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-18 pada partai final.

Meski menghadapi lawan dengan postur tubuh lebih tinggi dan pukulan yang lebih bertenaga, Jayden mampu tampil tenang. Sempat tertinggal di awal pertandingan akibat kurang fokus, ia bangkit setelah mengubah strategi sesuai arahan pelatih. Permainan drop shot, netting, dan smash yang terarah menjadi kunci untuk meredam keunggulan fisik lawannya.

"Senang banget dan terharu bisa mendapatkan Super Tiket di Pekanbaru ini. Sejak awal saya memang ingin masuk PB Djarum karena fasilitasnya sangat bagus dan saya yakin bisa mengejar mimpi menjadi pemain dunia bersama klub ini. Lawan saya lebih tinggi dan tenaganya lebih kuat, jadi saya harus lebih banyak memainkan drop shot, smash, dan netting," ujar Jayden.

Di sektor U-11 Putri, Chelsea Amanda asal Deli Serdang, Sumatera Utara, juga memastikan tiket menuju tahap karantina setelah mengalahkan Rayya Aufa Tanjung dengan skor 21-15, 21-13 pada partai final.

Pebulutangkis PB Indocafe Medan itu menilai pengalamannya mengikuti berbagai kejuaraan menjadi modal penting meraih kemenangan. Namun, Chelsea mengaku masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas permainannya, terutama kecepatan reaksi kaki saat mengejar bola-bola di depan net.

"Di pertandingan final tadi saya merasa permainan saya sudah cukup bagus. Saya juga sudah beberapa kali bertemu Rayya. Namun saya masih harus memperbaiki reaksi kaki agar lebih cepat mengambil bola di depan lapangan," kata Chelsea.

Chelsea Amanda atlet muda asal Deli Serdang, Sumatera Utara yang menang dan mendapatkan super tiket pada Audisi Umum PB Djarum 2026 Pekanbaru (Foto : RRI/Femmy Asti Yofani)

Keberhasilan tersebut membawa Chelsea menuju tahap karantina selama empat pekan di Kudus. Meski harus berpisah sementara dari kedua orang tuanya, ia mengaku siap menjalani proses pembinaan demi mewujudkan cita-cita menjadi atlet dunia.

"Saya siap berlatih lebih giat meski harus jauh dari Papa dan Mama. Target saya adalah menjadi atlet PB Djarum dan suatu saat bisa menjadi pemain kelas internasional," ucapnya.

Selain para juara turnamen, Tim Pencari Bakat PB Djarum juga memberikan sembilan Super Tiket Tambahan kepada atlet-atlet yang dinilai memiliki potensi besar meski belum menjadi juara.

Salah satunya adalah Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari atau akrab disapa Bibel. Pebulutangkis berusia delapan tahun asal Pekanbaru itu tetap mendapat kesempatan mengikuti karantina berkat teknik bermain dan daya juangnya yang mencuri perhatian Tim Pencari Bakat, termasuk legenda bulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir.

"Bibel nggak nyangka bisa dapat Super Tiket padahal sudah kalah di perempat final. Bibel siap ikut karantina walaupun harus jauh dari Mama dan Papa. Bibel mau kerja keras dan terus berdoa supaya bisa menjadi atlet yang mengharumkan nama Indonesia," tutur Bibel.

Super Tiket tambahan juga diraih Ray Ethan Jourell, satu-satunya wakil Jambi yang lolos melalui jalur pilihan Tim Pencari Bakat. Meski gagal melaju ke final setelah kalah pada semifinal, semangat pantang menyerahnya menjadi pertimbangan tim pelatih.

"Saya sempat kecewa karena tidak menjadi juara. Tapi sekarang saya semangat lagi karena masih diberi kesempatan menjadi atlet PB Djarum lewat Super Tiket Tambahan. Saya akan berlatih lebih giat dan berusaha semaksimal mungkin," ujar Ray yang mengidolakan Kevin Sanjaya.

Para peraih Super Tiket selanjutnya akan mengikuti karantina selama empat pekan di Kudus pada 14 September hingga 9 Oktober 2026 bersama peserta hasil audisi dari Makassar dan Kudus. Tahapan tersebut menjadi proses penting untuk menilai kemampuan teknik, fisik, mental, serta karakter para atlet sebelum berpeluang bergabung dengan PB Djarum.

Setelah Pekanbaru, rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 akan berlanjut di Makassar pada Agustus mendatang. Seleksi akan berlangsung di GOR Dafest sebagai kesempatan berikutnya bagi bibit-bibit muda bulutangkis Indonesia untuk menggapai mimpi menjadi atlet berprestasi di tingkat dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....