Kue Padamaran Memiliki Kekhasan yang Unik

  • 24 Feb 2026 19:20 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kue padamaran merupakan kue basah tradisional khas Jambi dengan bahan dasar tepung beras. Kue ini berwarna hijau dengan tekstur lembut, yang dikemas menyerupai perahu.

Kue padamaran dikukus dengan daun pisang yang dibentuk menjadi wadah berbentuk persegi panjang yang disebut dengan takir. Kue tradisional Jambi ini lebih mudah ditemui pada bulan puasa sebagai menu takjil Bulan Ramadan, karena teksturnya lembut mudah disantap, rasa manis gurihnya yang sedap, dan ukurannya yang sedang tidak terlalu mengenyangkan, sangat cocok sebagai makanan pembuka orang yang berpuasa. Rasa manis datang dari irisan gula merah sedangkan rasa gurih dihasilkan dari santan kelapa yang merupakan bahan penting dalam pembuatan Kue Padamaran ini.

Pada zaman dahulu, kue padamaran merupakan kue kelas atas yang selalu hadir di acara-acara penting seperti acara pernikahan, syukuran, dan acara pejabat. Sedangkan pada zaman modern ini orang lebih memilih kue kering dan cepat saji sehingga kue tradisional mulai berkurang keberadaannya di pasaran.

Adapun cara membuat kue padamaran, dikutip dari Wikipedia:

Bahan-bahan

Cara Membuat

  • Campurkan tepung beras, santan hangat dan juga air suji, Masukkan adonan tersebut ke takir, Selanjutnya kukus selama kurang lebih 20 menit

  • Setelah matang, beri topping gula merah di atasnya, Siap disantap Referensi

  • Kue Padamaran Panganan Manis dan Lembut Khas Jambi daerah,

  • Kue Padamaran dari Jambi yang Hanya Ada di Bulan Ramadan Ikon rintisan

Kue Padamaran memiliki karakteristik yang mudah dikenali:

- Warna Hijau Alami: Warna hijau pada kue ini bukan berasal dari pewarna buatan, melainkan dari air perasan daun suji yang dicampur dengan daun pandan, memberikan aroma harum yang khas.

- Tekstur Lembut dan Kenyal: Terbuat dari bahan dasar tepung beras dan santan, Kue Padamaran menawarkan tekstur yang lembut, kenyal, dan lumer di mulut. Kelembutannya bahkan sering disamakan dengan bubur sumsum.

- Perpaduan Rasa Manis dan Gurih: Rasa manis legit datang dari sisiran gula merah yang diletakkan di dasar atau di antara lapisan adonan, sementara rasa gurih dihasilkan dari santan kental yang menjadi bahan penting dalam pembuatannya.

- Disajikan dalam Takir Daun Pisang: Kue ini dikukus dan disajikan dalam wadah berbentuk persegi panjang dari daun pisang yang disebut takir, menambah aroma alami dan sentuhan tradisional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....