Lima Posko Kesehatan Disiapkan di Pekanbaru
- 18 Sep 2026 12:25 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Lima posko kesehatan disiapkan di sejumlah titik strategis Kota Pekanbaru untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Posko tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Riau bersama RS Bhayangkara Biddokes Polda Riau dan sejumlah perguruan tinggi. Pelayanan difokuskan pada edukasi kesehatan, pemeriksaan sederhana hingga penanganan awal bagi masyarakat yang terdampak polusi udara.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan penanganan dampak kabut asap membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Posko kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat.
“Dalam penanganan dampak asap Karhutla ini, penanganan harus gotong royong. Ini merupakan inisiatif dari RS Bhayangkara untuk membentuk posko kesehatan di lima titik di Kota Pekanbaru,” kata Zulkifli, Kamis 17 September 2026.
Kelima posko berada di Pos Lantas Gurindam 1 Jalan Cut Nyak Dien, Pos Lantas Gurindam 2 di simpang Jalan Tuanku Tambusai-Jenderal Sudirman, serta Pos Lantas Gurindam 3 di simpang Bandara Sultan Syarif Kasim II.
Kemudian Pos Lantas Gurindam 4 di simpang Jalan Ronggowarsito dan Pos Lantas Gurindam 5 di kawasan simpang SKA. Posko tersebut mulai digerakkan selama tujuh hari pada tahap awal.
| Baca juga: Jalan Kaki Bikin Sehat |
Setiap posko akan diperkuat satu dokter, dua perawat dan satu pengemudi ambulans beserta kendaraan ambulans. Pelaksanaannya juga melibatkan rumah sakit swasta serta perguruan tinggi seperti Al Insyirah, Payung Negeri, Poltekkes dan Universitas Hang Tuah Pekanbaru.
Kepala RS Bhayangkara Pekanbaru Biddokes Polda Riau, Kompol dr Firmansyah Dwi Anggara, mengatakan pembentukan posko merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk merespons dampak kesehatan akibat kabut asap.
“Targetnya adalah kita bisa memberikan edukasi tentang kesehatan preventif dan memberikan pemeriksaan kesehatan sederhana,” ujarnya.
Masyarakat yang datang ke posko dapat memperoleh informasi kesehatan, pemeriksaan sederhana serta vitamin. Petugas juga menyiapkan oksigen dan rujukan ke rumah sakit bagi warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Dukungan juga diberikan Universitas Hang Tuah Pekanbaru. Rektor UHTP, Assoc Prof Ns Lita, mengatakan kampus akan mengerahkan mahasiswa dan dosen untuk membantu pelayanan di lapangan, termasuk pembagian masker, edukasi serta pemeriksaan kesehatan.
Untuk tahap awal, UHTP menempatkan mahasiswa di Posko Cut Nyak Dien dan simpang Bandara. Masing-masing posko diperkuat tiga mahasiswa setiap shift dengan dua shift pelayanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....