Ribuan Lebih Kasus ISPA Tercatat di Rohul

  • 15 Sep 2026 21:14 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Rokan Hulu - Kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus menjadi perhatian di tengah kondisi udara yang kurang sehat. Dalam periode 25 Agustus hingga 14 September 2026, Dinas Kesehatan Rohul mencatat sebanyak 1.860 kasus ISPA.

Kepala Dinas Kesehatan Rohul, Bambang Triono, mengatakan hampir separuh kasus tersebut dialami masyarakat berusia 0 hingga 18 tahun. Kelompok usia tersebut menjadi salah satu yang paling rentan ketika kualitas udara memburuk akibat paparan asap.

“Rinciannya, 354 kasus pada balita usia 0-5 tahun, 349 kasus anak usia 5-9 tahun dan 228 kasus remaja usia 10-18 tahun,” kata Bambang, Selasa 15 September 2026.

Jika dijumlahkan, terdapat 931 kasus ISPA pada kelompok balita hingga remaja. Sementara berdasarkan jenis kelamin, penderita perempuan tercatat sebanyak 959 kasus dan laki-laki 901 kasus.

Dari 16 kecamatan di Rohul, Kecamatan Kabun menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 284 kasus. Selanjutnya Tandun mencatat 141 kasus, Ujung Batu 124 kasus, Rambah 104 kasus, Pagarantapah 66 kasus, Bonai Darussalam 48 kasus dan Rambah Hilir II sebanyak 43 kasus.

Bambang menjelaskan, ISPA tidak sepenuhnya disebabkan oleh kabut asap. Penyakit tersebut tetap dapat menyerang masyarakat dalam kondisi normal. Namun, kualitas udara yang memburuk akibat asap dapat menjadi faktor yang meningkatkan jumlah kasus.

“Tidak ada asap pun masyarakat bisa terkena ISPA. Hanya karena ada asap, kasusnya sedikit meningkat,” Ungkapnya.

Menghadapi kondisi udara yang masih kurang sehat, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi anak-anak. Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus bepergian.

“Kalaupun keluar rumah, kita imbau tetap gunakan masker ketika harus beraktivitas di luar,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....