Langkah Sederhana Memilih Pembalut Wanita yang Sehat

  • 22 Jul 2026 16:42 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pembalut menjadi salah satu kebutuhan utama perempuan saat menstruasi. Namun, memilih pembalut yang tepat tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan organ intim.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan RI, para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya menggunakan pembalut yang aman, bersih, dan sesuai kebutuhan untuk mengurangi risiko iritasi maupun infeksi. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi menjelaskan bahwa pembalut yang baik harus memiliki daya serap sesuai dengan jumlah darah menstruasi serta terbuat dari bahan yang lembut agar tidak menimbulkan gesekan berlebihan pada kulit.

Pembalut yang terlalu lama digunakan dalam kondisi lembap dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri sehingga meningkatkan risiko iritasi dan infeksi pada area kewanitaan. Oleh karena itu, pembalut sebaiknya diganti setiap 3–4 jam atau lebih sering apabila aliran darah menstruasi sedang banyak.

Selain daya serap, perempuan juga disarankan memilih pembalut yang telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Produk yang telah terdaftar di BPOM telah melalui proses evaluasi terkait keamanan bahan yang digunakan sehingga memberikan perlindungan lebih bagi konsumen.

Bahan pembalut juga perlu menjadi perhatian. Pilihlah pembalut dengan lapisan yang lembut, tidak mudah menyebabkan gesekan, serta bebas dari pewangi atau parfum tambahan apabila memiliki kulit sensitif. Pewangi memang dapat membantu mengurangi bau, tetapi pada sebagian orang justru dapat memicu alergi, gatal, atau iritasi pada kulit di sekitar area genital.

Menjaga kebersihan saat menstruasi juga tidak kalah penting. Sebelum dan sesudah mengganti pembalut, tangan sebaiknya dicuci menggunakan sabun dan air mengalir. Pembalut bekas dianjurkan dibungkus terlebih dahulu sebelum dibuang ke tempat sampah agar tetap menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, penggunaan pembalut perlu disesuaikan dengan aktivitas. Saat berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan, pembalut dengan daya serap lebih tinggi dapat menjadi pilihan. Sementara pada hari-hari terakhir menstruasi, pembalut berukuran lebih tipis dapat memberikan kenyamanan tanpa mengurangi fungsi perlindungan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menekankan bahwa akses terhadap produk menstruasi yang aman, higienis, dan terjangkau merupakan bagian penting dari kesehatan reproduksi perempuan. Edukasi mengenai kebersihan menstruasi diyakini mampu mengurangi risiko gangguan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas hidup perempuan.

Dengan memilih pembalut yang sehat, menggantinya secara rutin, serta menjaga kebersihan diri, perempuan dapat menjalani masa menstruasi dengan lebih nyaman dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan pada organ reproduksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....