Rasa Gatal di Tenggorokan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
- 30 Mar 2026 16:48 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kesehatan tenggorokan merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan berbicara dan makan. Namun, tidak sedikit orang yang mengalami gangguan ringan seperti rasa gatal di tenggorokan.
Meskipun sering dianggap sepele, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan bahkan menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu. Dilansir dari situs Alodokter, tenggorokan gatal umumnya berkaitan dengan infeksi, alergi, atau faktor lingkungan seperti udara kering.
Beberapa penyebab utama yang perlu diketahui antara lain :
Infeksi virus atau bakteri
Baca juga: Alasan Balita Minum Obat CacingInfeksi seperti flu atau radang tenggorokan dapat menyebabkan peradangan yang memicu rasa gatal.
Alergi
Paparan debu, bulu hewan, atau serbuk sari dapat menimbulkan reaksi alergi yang membuat tenggorokan terasa gatal.
Udara kering
Lingkungan dengan kelembapan rendah, seperti ruangan ber-AC, bisa membuat tenggorokan menjadi kering dan iritasi.
Paparan asap dan polusi
Asap rokok dan polusi udara dapat mengiritasi tenggorokan dan memperparah rasa gatal.
- Asam lambung naik (GERD)
Naiknya asam lambung ke tenggorokan juga bisa menyebabkan sensasi gatal dan tidak nyaman.
Selain rasa gatal, biasanya muncul beberapa gejala lain seperti:
| Baca juga: Alasan Mengantuk dan Tertidur saat Bekerja |
- Tenggorokan terasa kering
- Nyeri saat menelan
- Batuk
- Suara serak
- Kadang disertai demam ringan
Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Perbanyak minum air putih untuk menjaga kelembapan tenggorokan
- Istirahat yang cukup agar tubuh cepat pulih
- Menghindari asap rokok dan polusi
- Mengonsumsi permen pelega tenggorokan untuk meredakan iritasi (Alodokter)
Segera periksa ke dokter jika:
- Rasa gatal tidak membaik dalam beberapa hari
- Disertai demam tinggi
- Sulit menelan atau bernapas
- Gejala semakin parah
Jadi, rasa gatal di tenggorokan umumnya disebabkan oleh infeksi, alergi, atau iritasi lingkungan. Meskipun sering kali tidak berbahaya, penting untuk mengenali penyebabnya agar dapat ditangani dengan tepat. Jika gejala berlanjut, sebaiknya segera konsultasi ke tenaga medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....