Waspada Terhadap Anak Terlambat Bicara

  • 30 Jan 2026 16:04 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID , Pekanbaru - Fenomena anak telat bicara (speech delay) masih menjadi perhatian banyak orang tua di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan keterlambatan kemampuan berbicara dan berbahasa dibandingkan anak seusianya. Para ahli menegaskan bahwa deteksi dan penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak umumnya mulai mengucapkan kata bermakna pada usia sekitar 12 bulan dan mampu merangkai dua kata sederhana saat memasuki usia 2 tahun. Jika pada usia tersebut anak belum menunjukkan perkembangan yang sesuai, orang tua disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dikutip dari laman website Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) – Tumbuh Kembang Anak , keterlambatan bicara pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa di antaranya adalah kurangnya stimulasi dari lingkungan, gangguan pendengaran, kondisi medis tertentu, hingga gangguan perkembangan seperti autisme. Selain itu, kebiasaan anak yang terlalu sering terpapar gawai tanpa pendampingan juga dinilai dapat memengaruhi kemampuan komunikasi anak.

Dokter spesialis anak menyebutkan bahwa peran orang tua sangat besar dalam membantu perkembangan bahasa anak. Interaksi sederhana seperti mengajak anak berbicara, membacakan buku, bernyanyi, dan merespons ocehan anak dapat menjadi stimulasi yang efektif. Anak yang mendapatkan rangsangan bahasa secara konsisten cenderung memiliki perkembangan bicara yang lebih baik.

World Health Organization (WHO) juga menekankan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin. Melalui pemeriksaan berkala, keterlambatan perkembangan dapat dideteksi lebih awal sehingga intervensi yang tepat bisa segera dilakukan.

Para orang tua diimbau untuk tidak menyepelekan kondisi anak telat bicara. Jika terdapat tanda-tanda keterlambatan, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan seperti dokter anak atau terapis wicara. Penanganan yang tepat sejak dini akan membantu anak mencapai kemampuan komunikasi yang optimal dan meningkatkan kualitas hidupnya di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....