Dapatkah Oatmeal Bisa Membantu Menjaga Kadar Kolesterol

  • 22 Sep 2026 15:13 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Oatmeal kerap digadang-gadang sebagai makanan wajib bagi penderita kolesterol tinggi maupun masyarakat yang ingin menjaga kesehatan jantung. Makanan berbahan dasar biji gandum utuh ini memang semakin populer sebagai menu sarapan praktis sehari-hari.

Namun, di balik popularitasnya, benarkah oatmeal memiliki kemampuan medis secara langsung dalam menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol di dalam darah? Jawabannya adalah benar. Efektivitas oatmeal dalam menjaga kadar kolesterol bukanlah sekadar mitos, melainkan telah dibuktikan melalui berbagai studi ilmiah.

Rahasia utama keampuhan oatmeal terletak pada kandungan serat larut air khusus yang dinamakan beta-glukan. Serat ini bekerja secara unik di dalam saluran pencernaan manusia dengan membentuk gel kental saat bercampur dengan air.

Cara kerja beta-glukan dalam mengontrol kolesterol ter terbilang sangat matematis. Mengutip publikasi edukasi kesehatan dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, gel beta-glukan di dalam usus halus akan mengikat asam empedu yang kaya akan kolesterol. Ikatan ini kemudian dibuang oleh tubuh melalui saluran pembuangan, sehingga memaksa organ hati mengambil kolesterol yang beredar di dalam darah untuk memproduksi asam empedu baru.

Proses alami tersebut secara langsung berimbas pada penurunan kadar kolesterol jahat atau Low-Density Lipoprotein (LDL) tanpa mengganggu kadar kolesterol baik (HDL). Menurut riset terbitan American Heart Association (AHA), mengonsumsi setidaknya 3 gram serat beta-glukan per hari setara dengan satu mangkuk oatmeal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL hingga 5 sampai 10 persen jika dijalankan secara konsisten.

Manfaat oat bagi kesehatan pembuluh darah ini juga ditegaskan oleh otoritas kesehatan di dalam negeri. Penjelasan edukasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat asupan serat larut dari makanan pangan utuh seperti biji oat sangat efektif membantu menjaga elastisitas dinding pembuluh darah. Pembuluh darah yang bersih dari endapan plak kolesterol dapat mencegah terjadinya risiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Meskipun oatmeal terbukti menyehatkan, cara penyajian menjadi kunci utama agar manfaatnya tidak hilang. Informasi teknis dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan bahan pelengkap yang ditambahkan ke dalam sajian oatmeal. Penambahan gula pasir, susu kental manis, atau mentega secara berlebihan justru dapat meningkatkan kalori dan lemak jenuh yang memicu kenaikan kolesterol kembali.

Untuk mendapatkan hasil optimal, oatmeal sebaiknya dikonsumsi polos atau dikombinasikan dengan bahan alami seperti potongan buah segar, kayu manis bubuk, atau kacang-kacangan. Dengan pola penyajian yang tepat serta diimbangi olahraga teratur, konsumsi oatmeal secara rutin dapat menjadi langkah investasi sederhana yang ampuh untuk melindungi kesehatan jantung keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....