Manfaat Kelopak Bunga Bugenvil untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
- 26 Agt 2026 09:48 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tanaman Bugenvil merupakan salah satu tanaman yang cukup mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Memiliki bunga yang berwarna cerah dan sering ditanam sebagai penghias halaman rumah, taman, maupun di pinggir jalan. Namun, tahukah anda, di balik tampilannya yang menarik, kelopak atau bagian bractea bugenvil ternyata menyimpan potensi sebagai sumber senyawa antioksidan. Sejumlah penelitian menemukan adanya kandungan senyawa bioaktif pada tanaman bugenvil yang berpotensi dimanfaatkan untuk kesehatan.
Salah satu penelitian yang dilakukan terhadap Bougainvillea spectabilis Willd oleh Prof. Dr. Tristiana Erawati dari laman Universitas Airlangga (Unair.ac.id), menunjukkan adanya kandungan flavonoid dan fenol pada ekstrak bagian bractea atau bagian bunga yang berwarna.
Penelitian tersebut menggunakan sampel bractea Bougainvillea spectabilis Willd yang dikumpulkan dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 265 gram serbuk kering bractea diekstraksi menggunakan etanol. Ekstrak yang diperoleh kemudian diuji untuk mengetahui kandungan flavonoid dan fenol serta aktivitas antioksidannya. Hasil pengujian menunjukkan ekstrak etanol bractea Bougainvillea spectabilis Willd memiliki kadar flavonoid total sebesar 1,02 persen.
| Baca juga: Pupuk Terbaik untuk Mawar Merambat |
Flavonoid merupakan kelompok senyawa yang banyak ditemukan pada tanaman. Senyawa ini dikenal memiliki aktivitas antioksidan dan menjadi salah satu komponen alami yang banyak diteliti dalam bidang kesehatan.
Selain flavonoid, penelitian tersebut juga mengukur kandungan total fenol pada ekstrak bractea bugenvil. Hasilnya menunjukkan kadar total fenol mencapai 5,32 persen. Kandungan tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol bractea memiliki kadar total fenol yang cukup tinggi.
Flavonoid dan polifenol termasuk senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Antioksidan diketahui dapat membantu menangkal atau menetralkan radikal bebas. Radikal bebas merupakan molekul yang dapat memicu stres oksidatif ketika jumlahnya berlebihan. Karena itu, senyawa antioksidan dari tanaman terus diteliti sebagai salah satu sumber bahan alami yang potensial.
Meski penelitian menunjukkan potensi aktivitas antioksidan, hasil tersebut belum berarti kelopak bunga bugenvil dapat langsung dikonsumsi sebagai obat atau suplemen kesehatan. Penelitian yang dilakukan masih menguji ekstrak bractea dalam kondisi laboratorium. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keamanan, dosis yang tepat, mekanisme kerja, serta efektivitasnya pada manusia.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menjadikan hasil penelitian tersebut sebagai dasar untuk mengolah atau mengonsumsi bunga bugenvil secara mandiri sebagai pengobatan. Disisi lain, temuan ini membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut mengenai pemanfaatan tanaman bugenvil sebagai sumber bahan alami. Namun, dibutuhkan berbagai tahapan penelitian sebelum dapat dikembangkan menjadi produk kesehatan yang aman dan teruji.
Jadi, manfaat kelopak bunga bugenvil untuk kesehatan yang saat ini paling kuat didukung oleh penelitian tersebut adalah potensinya sebagai sumber senyawa antioksidan, bukan sebagai obat untuk mengatasi penyakit tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....