Cara Merawat Anak Kucing Runt agar Tumbuh Sehat dan Aktif

  • 24 Jul 2026 15:14 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Anak kucing runt membutuhkan perhatian lebih dibandingkan saudara-saudaranya. Karena anak kucing runt lahir dengan kondisi tubuh yang lebih lemah, sehingga mereka memerlukan bantuan manusia agar dapat memenuhi kebutuhan dasar seperti kehangatan, nutrisi, hingga pemantauan kesehatan.

Dari laman cat-world.com perkembangan tubuh anak kucing runt kurang optimal ketika masih di dalam kandungan, hal ini membuat anak kucing runt memiliki risiko lebih tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan.

Beberapa di antaranya meliputi infeksi virus, serangan kutu dan cacing, kelainan bawaan, hingga gangguan perkembangan organ seperti paru-paru yang belum matang. Oleh sebab itu, pemeriksaan rutin ke dokter hewan sangat dianjurkan.

Pemilik perlu segera membawa anak kucing ke dokter hewan apabila muncul gejala seperti tubuh anak kucing sangat lemas, tidak mau menyusu, berat badan tidak bertambah, selalu terpisah dari saudara-saudaranya, terus-menerus mengeong seperti kesakitan.

Gejala tersebut dapat menjadi tanda kondisi kesehatan yang memburuk dan memerlukan penanganan segera.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan selama masa pertumbuhan.

1. Menjaga suhu tubuh

Anak kucing berusia di bawah empat minggu belum mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri. Pastikan tubuhnya tetap hangat, baik bersama induknya maupun menggunakan bantuan selimut atau penghangat apabila diperlukan.

2. Memenuhi kebutuhan nutrisi

Pantau berat badan setiap hari. Jika berat badan tidak bertambah, anak kucing mungkin memerlukan susu pengganti khusus kucing menggunakan botol susu.

Anak kucing berusia kurang dari dua minggu umumnya perlu diberi susu setiap dua jam, sedangkan usia dua hingga empat minggu sekitar setiap tiga hingga empat jam.

3. Membantu buang air

Anak kucing yang belum berusia tiga minggu belum mampu buang air sendiri. Bila induknya tidak merawatnya, pemilik perlu merangsang buang air kecil dan besar menggunakan kapas atau kain hangat sebelum dan sesudah menyusu.

4. Memberikan sosialisasi

Apabila dibesarkan oleh manusia, anak kucing runt tetap membutuhkan interaksi agar terbiasa dengan manusia maupun kucing lain. Masa sosialisasi terbaik berlangsung pada usia empat hingga dua belas minggu.

5. Memantau kesehatan

Segera konsultasikan ke dokter hewan apabila muncul tanda penyakit atau pertumbuhan yang tidak normal. Penanganan dini akan meningkatkan peluang kesembuhan.

Tidak ada sifat khusus yang dimiliki semua anak kucing runt. Kepribadian mereka lebih dipengaruhi oleh pengalaman selama masa kecil. Karena sering dirawat langsung oleh manusia, banyak anak kucing runt justru tumbuh menjadi kucing yang sangat dekat, manja, dan mudah membangun ikatan dengan pemiliknya.

Mengadopsi anak kucing runt bukanlah pilihan yang buruk. Setelah berhasil melewati usia enam hingga delapan minggu dengan kondisi sehat, peluang mereka untuk tumbuh normal cukup besar.

Meski memerlukan perhatian ekstra pada awal kehidupannya, sebagian besar anak kucing runt dapat hidup sehat, aktif, dan memiliki harapan hidup yang sama seperti kucing lainnya apabila mendapatkan nutrisi serta perawatan yang memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....