Siswa Tak Lolos Negeri, Pemko Pekanbaru Siapkan 23 Sekolah Swasta Gratis

  • 25 Jun 2026 19:28 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sejumlah orang tua siswa di Kota Pekanbaru mengeluhkan hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, terutama terkait penempatan siswa yang tidak diterima di sekolah negeri pilihan meskipun lokasinya dekat dengan tempat tinggal mereka.

Salah seorang orang tua siswa, Rudi, mengaku tidak mengalami kendala saat proses pembuatan akun dan pendaftaran secara daring. Namun, ia merasa kecewa karena anaknya tidak diterima di dua SMP negeri yang menjadi pilihan utama, padahal kedua sekolah tersebut berada tidak jauh dari rumahnya.

Menurut Rudi, anaknya justru dinyatakan lulus pada pilihan ketiga, yakni sebuah SMP swasta yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran baginya terkait biaya pendidikan yang harus dipersiapkan apabila anaknya bersekolah di lembaga swasta.

“Proses pendaftaran tidak ada masalah. Yang menjadi keluhan kami, anak tidak masuk ke dua sekolah negeri yang dipilih dan dekat dari rumah. Justru diterima di sekolah swasta pilihan ketiga. Kami khawatir dengan biaya yang harus dikeluarkan nantinya,” ujar Rudi, Kamis 25 Juni 2026.

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, menjelaskan dalam sistem SPMB tahun ini setiap calon siswa diberikan tiga pilihan sekolah. Dua pilihan pertama merupakan SMP negeri yang diinginkan, sedangkan pilihan ketiga adalah SMP swasta yang telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Alek menerangkan, apabila di sekitar wilayah sekolah pilihan terdapat lebih dari satu SMP swasta yang bekerja sama dengan pemerintah, maka sistem akan menampilkan beberapa opsi yang dapat dipilih oleh calon siswa untuk pilihan ketiga. Namun jika hanya terdapat satu sekolah swasta mitra di wilayah tersebut, maka sistem secara otomatis akan menetapkannya sebagai pilihan ketiga.

“Nanti anak ini silakan memilih dua sekolah yang diinginkannya, dua sekolah negeri. Mana pilihan pertamanya, mana pilihan keduanya. Kemudian muncul pilihan ketiga yaitu sekolah SMP swasta yang bekerja sama dengan pemerintah. Kalau di wilayah itu ada beberapa sekolah swasta mitra, silakan dipilih satu. Tetapi kalau hanya ada satu sekolah yang bekerja sama, sistem akan langsung membacanya sebagai pilihan ketiga,” jelas Alek.

Ia juga menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terkait biaya pendidikan di sekolah swasta yang menjadi mitra Pemerintah Kota Pekanbaru. Saat ini terdapat 23 SMP swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah dan seluruh biaya sekolahnya ditanggung sehingga tidak dipungut biaya dari siswa. Selain itu, pemerintah juga menjalin kerja sama dengan sejumlah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di bawah Kementerian Agama yang juga memberikan layanan pendidikan gratis bagi peserta didik yang diterima melalui skema tersebut.

Dengan adanya kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak meskipun tidak diterima di sekolah negeri pilihan mereka, sekaligus mengurangi beban biaya pendidikan yang harus ditanggung oleh orang tua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....