Densus 88 dan KUA Perkuat Sinergi Cegah Paham Radikal di SMKN Pertanian Pekanbaru
- 14 Jul 2026 18:54 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Unit Cegah Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Perhentian Marpoyan menggelar koordinasi lanjutan dengan SMKN Pertanian Pekanbaru. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari program deteksi dini terhadap paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa 14 Juli 2026 di SMKN Pertanian Provinsi Riau ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan tokoh agama. Langkah ini dinilai krusial untuk membentengi para siswa dari pengaruh paham berbahaya.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala SMKN Pertanian Pekanbaru, Elvita Herasanty, serta jajaran KUA Perhentian Marpoyan yang dipimpin oleh H. Hasbirullah.
Berdasarkan data di Provinsi Riau, tercatat ada 12 anak yang terpapar paham ekstrem melalui grup WhatsApp. Fakta ini menegaskan bahwa ancaman penyebaran paham radikal kini menyasar pelajar lewat media sosial. Oleh karena itu, pihak terkait menekankan pentingnya peningkatan pengawasan dan edukasi digital bagi para siswa.
Unit Cegah Satgaswil Riau menjelaskan Densus 88 AT Polri kini lebih mengutamakan strategi preventif (pencegahan) lewat kolaborasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di Riau.
Dalam strategi ini, guru memegang peran kunci sebagai ujung tombak untuk:
- Meningkatkan daya tangkal siswa terhadap paham IRET.
- Menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi.
- Menjaga semangat persatuan dan cinta tanah air di sekolah.
Sebagai hasil dari koordinasi ini, Satgaswil Riau, SMKN Pertanian Pekanbaru, dan KUA Perhentian Marpoyan berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bersih dari radikalisme. Jika ditemukan indikasi adanya siswa yang terpapar, seluruh pihak sepakat untuk segera berkoordinasi dan melakukan penanganan yang tepat.
Melalui sinergi ini, diharapkan generasi muda memiliki benteng moral yang kuat, berwawasan kebangsaan, serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....