Kejar-kejaran dengan Polisi, Mobil Diduga Pengedar Sabu Terbalik di Rohil
- 04 Mar 2026 09:56 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap dua pria berinisial F (44) dan HM (35) di Kabupaten Rokan Hilir. Narkotika jenis sabu seberat 10 gram disita.
Penangkapan ini dilakukan setelah petugas dan pelaku terlibat aksi kejar-kejaran dengan mengendarai mobil. Dalam pengejaran, mobil yang digunakan salah satu tersangka terbalik saat berupaya melarikan diri dari kejaran petugas.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat. Bahwa maraknya transaksi sabu di Kampung Kencana Dusun Sei Kundur, Balai Jaya, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir.
“Tim Opsnal Subdit II langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan. Kami mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti sabu dengan berat kurang lebih 10 gram,” kata Kombes Putu, Rabu, 4 Maret 2026.
F diamankan lebih dahulu di lokasi kejadian dengan sejumlah barang bukti, dua kotak putih berisi total 30 paket kecil sabu, satu unit mobil Toyota Fortuner BM 805 MR warna abu-abu metalik, satu unit telepon genggam, tas hitam, serta uang tunai Rp600 ribu. Berdasarkan hasil interogasi, F mengaku memperoleh sabu tersebut dari HM dengan sistem kerja, di mana setiap penjualan satu ons ia mendapat keuntungan Rp14 juta.
Tim kemudian melakukan pengembangan untuk menangkap HM. Saat hendak diamankan, HM berusaha melarikan diri menggunakan mobil hingga terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas.
“Dalam upaya pelarian tersebut, kendaraan yang digunakan tersangka terbalik sehingga yang bersangkutan berhasil kami amankan,” ujar Kombes Putu.
Dari HM, polisi menyita satu unit telepon genggam serta dana tunai Rp56.476.000 yang tersimpan di rekening bank atas nama pihak lain.
HM mengaku mendapatkan sabu dari seorang berinisial RD yang kini masih dalam penyelidikan, dengan keuntungan Rp18 juta untuk setiap penjualan satu ons.
Hasil pemeriksaan urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif mengandung methamphetamine.
Kombes Putu menegaskan pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika tersebut.
“Kami akan menelusuri hingga ke atas untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Riau,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....