Komunitas Ojek Mahasiswa Semakin Populer di Kalangan Mahasiswa

  • 21 Jul 2025 06:47 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Komunitas Kece Ojek Mahasiswa (KOMAH) menjadi salah satu inovasi layanan transportasi berbasis komunitas yang tumbuh dari kalangan mahasiswa. Awal berdiri pada 15 April 2022 yang dibentuk oleh seorang Mahasiswa di UIN Sultan Syarif Kasim, Riau.

Saat ini, KOMAH terus berkembang hingga merambah ke berbagai kampus lain, termasuk Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Politeknik Caltex Riau, dan Universitas Lancang Kuning.

“KOMAH juga udah ada di luar Riau, kayak di UIN Walisongo Semarang dan sejumlah kampus di Sumatera Barat,” jelas Lulu Syafira yang merupakan Admin KOMAH dalam Program Obrolan Komunitas Hobi di Programa 1 RRI Pekanbaru, Sabtu (19/7/2025).

Sistem operasional KOMAH berbasis aplikasi WhatsApp, dengan pemisahan grup untuk pelanggan dan driver. Setiap kampus memiliki admin yang mengatur alur order antara pelanggan dan driver.

Menurut Maesy Linda Utari, admin KOMAH bertanggung jawab menghubungkan pelanggan dengan driver, karena driver tidak diperkenankan masuk ke grup pelanggan.

“Untuk jam kerja, kami bekerja per shift empat jam, termasuk shift malam sampai pukul 11," jelas Maesy.

Dari sisi tarif, untuk menetapkan harga awal Rp6.000 untuk 2 kilometer pertama dan tambahan Rp1.000 untuk setiap 500 meter berikutnya. Tarif ini telah digunakan sejak awal berdiri, dan kini driver juga memiliki kebebasan untuk menyesuaikan tarif dengan kondisi di lapangan menggunakan bantuan aplikasi peta digital.

Meskipun target utama adalah mahasiswa, Komunitas ini terbuka untuk masyarakat umum sebagai pelanggan. Namun, syarat menjadi driver cukup ketat: harus berstatus mahasiswa aktif dengan bukti Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan menggunakan motor dalam kondisi prima

“Pernah ada motor mogok saat antar pelanggan, jadi kami wajibkan motor sehat.” tutup Lulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....