Tren Yoga di Pekanbaru Kian Diminati Generasi Muda

  • 12 Jul 2026 14:08 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Minat masyarakat Kota Pekanbaru terhadap olahraga yoga terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya yoga lebih dikenal sebagai aktivitas olahraga bagi kalangan lanjut usia, kini olahraga tersebut justru banyak diminati generasi muda. Selain menyehatkan, yoga juga menjadi bagian dari gaya hidup yang semakin populer di berbagai kalangan.

Pelatih yoga di Pekanbaru, Rika Mayasari atau yang akrab disapa Miss Memey, mengatakan tren yoga saat ini tidak terlepas dari pengaruh media sosial. Banyak peserta yang awalnya tertarik mengikuti kelas yoga karena ingin mendapatkan foto menarik untuk diunggah di media sosial. Namun, menurutnya, hal itu justru menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal manfaat yoga lebih jauh.

"Sekarang tren yoga di Pekanbaru memang banyak yang Instagramable. Awalnya mungkin mereka ingin dapat foto cantik, dan itu tidak masalah. Yang membuat saya senang, yoga sekarang sudah menjadi olahraga untuk semua kalangan. Tidak hanya orang tua, tetapi juga anak-anak muda, bahkan Gen Z dan Gen Alfa sudah mulai rutin mengikuti kelas yoga," ujar Miss Memey yang telah menjadi instruktur yoga selama 15 tahun, Minggu 12 Juli 2026.

Ia menambahkan, peserta yoga saat ini juga semakin beragam. Menurutnya, jumlah peserta laki-laki dan perempuan relatif seimbang, begitu pula dari sisi usia. Bahkan dalam beberapa kegiatan, peserta laki-laki muda justru mendominasi kelas. Hal tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga terus meningkat.

"Kalau dilihat sekarang, pesertanya cukup seimbang antara laki-laki dan perempuan. Kadang di satu acara justru lebih banyak laki-lakinya dan masih muda-muda. Mungkin awalnya karena FOMO, tetapi setelah mencoba mereka merasa nyaman dan akhirnya rutin ikut yoga. Itu yang membuat kami sebagai pengajar merasa senang," katanya.

Sementara itu, Founder komunitas yoga Breathe n Bliss Pekanbaru, Shania Asyiria, mengatakan komunitas tersebut lahir dari pengalaman pribadinya bersama dua rekannya, Sian Putri dan Andralisa Febriani, yang sama-sama bekerja sebagai karyawan kantor sekaligus memiliki hobi yoga. Mereka melihat masih terbatasnya pilihan kelas yoga pada akhir pekan di Pekanbaru.

"Awalnya kami merasa kesulitan mencari kelas yoga saat akhir pekan. Kalaupun ada, biasanya harus memenuhi kuota minimal 10 peserta supaya kelas bisa berjalan. Kami juga melihat belum banyak event yoga seperti di Jakarta. Dari situ akhirnya kami bersama-sama berinisiatif membuat komunitas sekaligus mengadakan event yoga sendiri agar masyarakat lebih mudah ikut berlatih," ujar Shania.

Menurut Shania, kehadiran komunitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin mulai mengenal yoga tanpa harus merasa canggung atau terbebani dengan aturan tertentu. Ia berharap semakin banyak kegiatan yoga yang dapat digelar di Pekanbaru sehingga gaya hidup sehat dapat terus berkembang di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....