Pemindahan Akses Keluar Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026
- 29 Jul 2026 19:45 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru — PT Hutama Karya (Persero) mulai memberlakukan pemindahan akses keluar di Jalan Akses Pintu Tol Pekanbaru STA 00+200 pada Kamis, 30 Juli 2026. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mendukung pekerjaan penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru melalui pembangunan jembatan overpass.
Selama pekerjaan berlangsung, akses keluar menuju Kota Pekanbaru yang sebelumnya menggunakan jalur eksisting melalui Akses Muara Fajar akan dialihkan menuju Pintu Tol Bypass Pekanbaru. Pengalihan dilakukan guna mendukung kelancaran konstruksi sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan yang melintasi area proyek.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan bagian penting dalam pembangunan konektivitas jalan tol di Provinsi Riau.
“Pemindahan jalur ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan konektivitas antara Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru. Pekerjaan ini diperlukan agar proses penyambungan kedua ruas tol dapat berjalan sesuai target tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar memperhatikan rambu-rambu lalu lintas sementara, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan demi keselamatan bersama,” ujar Hamdani, dalam rilis yang disampaikan, Rabu 29 Juli 2026.
Sebelum pengalihan diberlakukan, kendaraan yang keluar melalui Pintu Tol Pekanbaru menggunakan akses menuju Muara Fajar. Mulai 30 Juli 2026, arus kendaraan akan diarahkan melalui jalur baru menuju Pintu Tol Bypass Pekanbaru sesuai skema rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan.
Pengguna jalan diminta menyesuaikan perjalanan sejak mendekati lokasi pengalihan guna menghindari perlambatan arus lalu lintas.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas, Hutama Karya bersama Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan, dan pemangku kepentingan terkait telah menyiapkan berbagai perlengkapan keselamatan, seperti rambu lalu lintas sementara, traffic cone, water barrier, papan informasi, lampu peringatan, serta menempatkan petugas di sejumlah titik strategis.
Pengaturan lalu lintas akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan selama pekerjaan berlangsung.
Selain itu, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mengikuti informasi lalu lintas terkini melalui akun media sosial resmi Hutama Karya dan aplikasi Mozy.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan. Penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....