Zapin Seribu Suluk Harmoni Budaya dan Religi Masyarakat Rokan Hulu

  • 23 Jun 2026 18:13 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tari Zapin Seribu Suluk merupakan salah satu kesenian khas Kabupaten Rokan Hulu, Riau, yang lahir dari perpaduan budaya Melayu dan nilai-nilai Islam yang kuat di daerah berjuluk "Negeri Seribu Suluk". Tarian ini merupakan tari kreasi yang dikembangkan di Pasir Pengaraian dengan mengangkat tema kehidupan masyarakat yang menjalankan tradisi suluk atau kegiatan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui zikir dan pembinaan spiritual.

Gerakannya memadukan unsur zapin Melayu, silat, serta gerakan ibadah seperti berdoa, rukuk, sujud, dan berzikir sehingga memiliki karakter religius yang khas. Dikutip dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu, bagi masyarakat Rokan Hulu, Zapin Seribu Suluk tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya daerah.

Kehadirannya mencerminkan karakter masyarakat Melayu Rokan Hulu yang religius dan menjunjung tinggi adat istiadat. Identitas "Negeri Seribu Suluk" sendiri telah menjadi ciri khas daerah yang diperkuat melalui kebijakan pemerintah daerah sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya Melayu dan tradisi keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Hingga kini, Tari Zapin Seribu Suluk masih ditampilkan dalam berbagai festival budaya, peringatan hari jadi daerah, penyambutan tamu kehormatan, serta kegiatan seni yang diselenggarakan pemerintah maupun komunitas budaya. Pertunjukan tari ini menjadi salah satu sarana promosi budaya daerah karena mampu menampilkan kekayaan seni Melayu yang berpadu dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas Rokan Hulu. Kehadirannya dalam berbagai event budaya turut memperkenalkan julukan Negeri Seribu Suluk kepada masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui sektor kebudayaan bersama para seniman dan sanggar seni terus melakukan berbagai upaya pelestarian. Pembinaan kelompok seni, pelatihan generasi muda, penyelenggaraan festival budaya, serta promosi kesenian daerah menjadi langkah yang dilakukan agar Zapin Seribu Suluk tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Upaya pelestarian budaya oleh pemerintah daerah juga telah dilakukan terhadap berbagai kesenian tradisional sebagai bagian dari menjaga identitas budaya masyarakat Rokan Hulu.

Meski demikian, Tari Zapin Seribu Suluk menghadapi tantangan di era modern. Perkembangan teknologi digital dan perubahan gaya hidup generasi muda menyebabkan minat terhadap seni tradisional cenderung menurun. Selain itu, regenerasi pelaku seni dan kebutuhan akan inovasi pertunjukan tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi menjadi pekerjaan penting bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan dukungan pemerintah, tokoh adat, seniman, dan masyarakat, Tari Zapin Seribu Suluk diharapkan tetap lestari sebagai warisan budaya yang mencerminkan jati diri Kabupaten Rokan Hulu di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....