Tari Tepak Sirih Identitas Budaya dan Simbol Penghormatan Masyarakat Rokan Hulu

  • 17 Jul 2026 11:04 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tari Tepak Sirih merupakan salah satu kesenian tradisional yang menjadi identitas budaya Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Tarian ini diciptakan sebagai tari penyambutan tamu kehormatan dengan mengangkat nilai-nilai budaya Melayu daratan yang menjadi ciri khas Negeri Seribu Suluk.

Berbeda dengan Tari Persembahan yang telah lama dikenal di Provinsi Riau, Tari Tepak Sirih hadir sebagai simbol jati diri masyarakat Rokan Hulu melalui gerak, musik, kostum, dan filosofi yang mencerminkan adat istiadat setempat. Dikutip dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu, Nama "Tepak Sirih" diambil dari wadah tempat menyimpan daun sirih beserta perlengkapannya yang dalam tradisi Melayu menjadi lambang penghormatan kepada tamu.

Dalam setiap pementasan, penari membawa tepak berisi sirih sebagai bentuk ungkapan rasa hormat, persahabatan, serta doa agar tamu yang datang memperoleh kenyamanan, perlindungan, dan keberkahan selama berada di Rokan Hulu. Makna tersebut mencerminkan karakter masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi sopan santun, keramahan, dan kebersamaan.

Keunikan Tari Tepak Sirih terlihat pada ragam geraknya yang mengadaptasi bunga-bunga Silat Tigo Bulan, salah satu warisan budaya khas Rokan Hulu. Gerakan seperti Tupai Bugoluik, Burobah Bopulun, dan Olang Bubega dipadukan dengan gerak tari Melayu yang lembut dan anggun. Tarian ini umumnya dibawakan oleh lima hingga tujuh penari perempuan mengenakan busana Melayu dengan tengkuluk sebagai penutup kepala, diiringi alat musik tradisional seperti bebano, gong, gambang, biola, dan vokal Melayu yang memperkuat nuansa adat.

Seiring perkembangan zaman, Tari Tepak Sirih tidak hanya ditampilkan dalam penyambutan tamu resmi pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari berbagai festival budaya, peringatan hari besar, serta promosi pariwisata daerah. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus memperkenalkan tarian ini sebagai identitas daerah melalui pertunjukan seni, pembinaan sanggar, dan dokumentasi budaya agar semakin dikenal oleh masyarakat luas, termasuk generasi muda.

Pelestarian Tari Tepak Sirih menjadi wujud komitmen masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya Melayu Rokan Hulu. Nilai penghormatan kepada tamu, persaudaraan, serta semangat menjaga adat yang terkandung di dalamnya menjadikan Tari Tepak Sirih bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan representasi karakter masyarakat Rokan Hulu yang ramah, religius, dan berbudaya. Dengan terus diwariskan kepada generasi penerus, tarian ini diharapkan tetap menjadi kebanggaan Kabupaten Rokan Hulu dan memperkaya khazanah budaya Provinsi Riau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....