Tari Cegak Suku Bonai Warisan Budaya Rokan Hulu yang Terus Lestari di tengah Modern

  • 18 Jun 2026 15:57 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tari Cegak merupakan salah satu kesenian tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat suku Bonai di Kabupaten Rokan Hulu. Tarian ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai media penyambutan tamu dan simbol penghormatan dalam berbagai acara adat.

Di tengah pesatnya perkembangan zaman, Tari Cegak terus dipertahankan sebagai bagian penting dari identitas budaya masyarakat Bonai yang mendiami wilayah Kecamatan Bonai Darussalam dan sekitarnya. Dikutip dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu, secara historis, Tari Cegak lahir dari tradisi dan kehidupan sosial masyarakat suku Bonai yang diwariskan secara turun-temurun.

Kata "cegak" dalam bahasa setempat dimaknai sebagai sikap tegak, sigap, dan penuh semangat, yang tercermin dalam gerakan tarinya. Tarian ini berkembang sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, kebersamaan, serta penghormatan kepada tamu yang datang. Gerakannya yang sederhana namun dinamis dipadukan dengan iringan alat musik tradisional, seperti gendang dan alat musik khas Melayu, mencerminkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Bonai yang menjunjung tinggi adat istiadat dan kearifan lokal.

Bagi masyarakat suku Bonai, Tari Cegak memiliki peran penting sebagai identitas budaya yang membedakan mereka dari kelompok etnis lainnya di Riau. Melalui tarian ini, generasi muda diperkenalkan pada sejarah, nilai, dan filosofi kehidupan leluhur mereka. Kostum tradisional, irama musik, serta gerakan yang sarat makna menjadi simbol kebanggaan sekaligus perekat sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kehadiran Tari Cegak dalam berbagai upacara adat dan kegiatan sosial menunjukkan bahwa warisan budaya ini masih memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tari Cegak semakin sering ditampilkan dalam berbagai festival budaya dan agenda pariwisata daerah. Penampilan tarian ini kerap mewarnai peringatan hari jadi Kabupaten Rokan Hulu, festival budaya Melayu, hingga kegiatan promosi pariwisata tingkat provinsi. Kehadiran Tari Cegak pada berbagai ajang tersebut menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan budaya suku Bonai kepada masyarakat luas sekaligus menarik minat wisatawan untuk mengenal kekayaan budaya lokal Riau.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu terus melakukan berbagai upaya pelestarian Tari Cegak di era modern. Langkah yang dilakukan antara lain pembinaan sanggar seni, penyelenggaraan festival budaya, pendokumentasian kesenian tradisional, serta pengenalan Tari Cegak di lingkungan sekolah. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, pelaku seni, dan generasi muda dinilai menjadi kunci utama agar Tari Cegak tetap hidup dan berkembang. Dengan dukungan semua pihak, tarian khas suku Bonai ini diharapkan terus menjadi warisan budaya yang membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hulu dan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....