Turnamen Sepak Bola BC Cup III Resmi Bergulir

  • 15 Jul 2023 10:47 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Turnamen sepak bola Badai Cartenz Cup III Tahun 2003, resmi dibuka oleh bupati Kabupaten Nabire Mesak magai. Pembukaan turnamen itu dengan tendang bola pertama oleh Bupati di lapangan Ramong Batalyon RK 753 AVT, Jumat (15/7/2023).

Pembukaan turnamen tersebut selain dihadiri Bupati Mesak juga turut dihadiri Ketua Umum Badai Cartenz Henes Sondegau. Pemerhati sepakbola Papua Tengah, Yuni Wonda, pemerhati sepak bola Nabire Michael Danomira, Kepala Dinas PUPR Nabire, Martinus Makai.

Yoyakim Mujizau perwakilan Pemda Intan Jaya, Manager Klub Roda Angker FC Sostenes Rumbewas, Danyon 753/AVT Yustus Mara. Manager tim TAO FC Johni Kambu, panitia dan tamu undangan lainnya.

Bupati Nabire dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terselenggaranya turnamen sepak bola yang dilaksanakan pemuda pemudi Moni Intan Jaya Nabire. Ia juga berpesan khusus kepada atlet agar menunjukkan semangat bertanding dan wujudkan kebersamaan berolahraga.

"Selamat bertanding, jaga kebersamaan partisipasi, tunjukkan cara main terbaik sehingga bisa diminati untuk ke jenjang profesional," ujar Bupati Mesak.

Ketua Panitia pelaksana kegiatan Henes Sondegau dalam laporan menyampaikan turnamen ini dilaksanakan murni karena dukungan swadaya pemuda Moni. Selain itu dari sponsor atau donatur yang mendukung olahraga sepak bola.

Bupati Nabire Mesak Magai (Kedua dari kiri) Melakukan pembukaan turnamen Badai Cartenz Cup III dengan melaukan tendangan bola perdana diikuti tamu undangan lainnya.

Turnamen ini diikuti 24 tim dari Kabupaten Nabire dan Kabupaten lainnya di Tanah Papua. Menggunakan perangkat pertandingan dan pelatih dari masing-masing tim yang telah berlisensi C nasional.

"Kami melakukan terobosan baru dalam sepak bola di Papua Tengah dengan telah melaksanakan kursus lisensi pelatih dan perwasitan. Karena kita sudah Provinsi baru saat ini, suka tidak suka harus mau tak mau harus kita laksanakan itu," ujar Henes Sondegau.

Pertandingan turnamen Badai Cartenz Cup III kata dia menjadi ajang sesungguhnya bagi klub sepak bola maupun atlet. Untuk bermain secara profesional serta menggunakan aturan dengan standar yang baku atau nasional.

"Kapan lagi kalau bukan sekarang, sehingga kita harus terapkan aturan (sistem pertandingan dan perangkat profesional) ini. Bagaimana cara bermain bola yang (sesuai standar nasional) benar, namun kita adalah manusia tentu memliki kesalahan juga," ucap pria yang juga merupakan Ketua Umum Badai Cartenz.

Dikesempatan itu Henes menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada 24 tim peserta yang ikut dalam turnamen edisi III. "Bahkan klub Pemuda Maluku Bersatu (PMB FC) datangkan pelatih berlisensi dari Ternate, ini luar biasa kita mau ini berbeda," kata Henes.

Diakhir laporannya ia menegaskan bahwa turnamen ini bersifat pembinaan. Sekaligus menandakan bahwa olahraga sepak bola di Provinsi Papua Tengah sudah bangkit dan profesional serta mandiri.

Usai resmi dibuka pelaksanaannya oleh Bupati, panitia menggelar laga eksebisi mempertemukan kesebelasan Pemkab Nabire dan Pemkab Intan Jaya. Kedua tim bertanding menghibur masyarakat Nabire yang hadir sore itu menyaksikan seremonial pembukaan dan partai eksebisi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....