Honai Adat Nabire direnovasi berkat Bantuan Pemerintah Pusat

  • 29 Des 2025 14:17 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Pemerintah Pusat kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan serta pelestarian masyarakat adat di Tanah Papua. Komitmen tersebut diwujudkan melalui bantuan penyelesaian renovasi Honai Adat Perkumpulan Masyarakat Nusantara Provinsi Papua Tengah Minggu 28/12/2025, yang kini siap difungsikan sebagai pusat aktivitas masyarakat adat lintas suku.

Bantuan Pemerintah Pusat ini disambut antusias oleh masyarakat adat yang selama bertahun-tahun menantikan hadirnya sebuah honai representatif sebagai ruang bersama untuk berkumpul, bermusyawarah, dan memperkuat persatuan.

Ketua Perkumpulan Masyarakat Nusantara Provinsi Papua Tengah sekaligus Kepala Suku Umum D3N (Dani, Damal, Dawan, Najak, Ngalim, dan Ngalum), Ayub Wonda, menjelaskan bahwa pembangunan Honai Adat Nusantara telah dirintis sejak tahun 2023 hingga 2024. Namun, keterbatasan anggaran membuat proses pembangunan sempat terhenti dan tertunda cukup lama.

“Puji syukur, berkat dukungan nyata dari Pemerintah Pusat, pembangunan Honai Adat Nusantara akhirnya dapat diselesaikan dan dalam waktu dekat akan diresmikan,” ujar Ayub Wonda.

Ia menegaskan, keberadaan Honai Adat Nusantara memiliki makna strategis bagi masyarakat adat di Provinsi Papua Tengah. Bangunan tersebut dirancang sebagai pusat kegiatan masyarakat adat, tempat berlangsungnya musyawarah, pengambilan keputusan adat, serta wadah mempererat persaudaraan antar-suku yang tersebar di delapan kabupaten di wilayah Papua Tengah.

Selain sebagai pusat adat, honai ini juga diharapkan mampu menunjang berbagai kegiatan sosial, budaya, dan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan generasi saat ini maupun generasi mendatang.

Menurut Ayub Wonda, Honai Adat Nusantara tidak sekadar bangunan fisik, melainkan menjadi simbol kebangkitan, persatuan, dan kemandirian masyarakat adat Nusantara di Papua Tengah. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk menjaga, memanfaatkan, serta mengelola fasilitas tersebut secara bertanggung jawab demi mendukung stabilitas dan kemajuan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Ayub Wonda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian serta bantuan konkret yang diberikan kepada masyarakat adat Papua Tengah.

“Bantuan ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam mendukung masyarakat adat. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Ke depan, Perkumpulan Masyarakat Nusantara Provinsi Papua Tengah menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah, baik pusat maupun daerah. Masyarakat adat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah demi mewujudkan Papua Tengah yang maju, bersatu, dan sejahtera secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....