Bangkai Kapal Tsunami di Mamboro jadi Wisata Kebencanaan

  • 29 Mei 2025 03:45 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: KM Anugerah Perdana 9, bangkai kapal besar di pesisir Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Sulawesi Tengah yang terdampar akibat tsunami pada 2018 lalu, menjadi wisata kebencanaan. Dulu, kapal ini beroperasi sebagai pengangkut elpiji cair di wilayah perairan Sulawesi Tengah, namun kini terbengkalai tak jauh dari garis pantai.

Meski telah rusak parah, keberadaan kapal ini menarik perhatian banyak orang dan kerap dikunjungi untuk melihat langsung jejak dahsyatnya tsunami. Bagian kapal yang tersisa terlihat mulai lapuk dan sebagian telah hilang karena kerusakan, namun justru inilah yang menjadi daya tariknya.

KM Anugerah Perdana 9 kini menjadi simbol nyata kerentanan wilayah pesisir terhadap bencana alam. Lokasinya perlahan menjelma sebagai wisata sejarah dan edukasi kebencanaan bagi masyarakat.

Tak sedikit masyarakat yang menjadikan tempat ini sebagai pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama di zona rawan tsunami.

“Rasanya ngeri kalau membayangkan ombak bisa menyeret kapal sebesar ini,” ujar Gina, salah satu pengunjung.

Pemerintah daerah pun diharapkan dapat mengelola situs ini sebagai bagian dari eduwisata kebencanaan. Hal ini dapat memperkuat kesadaran publik sekaligus menjadi destinasi alternatif.

Dengan potensi ini, Mamboro bukan hanya menyimpan sejarah, tapi juga membuka ruang pembelajaran bagi generasi mendatang. Sebuah pelajaran dari tragedi yang diubah menjadi pengingat kolektif. (FDU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....