Donggala United FC Resmi Diperkenalkan, Bidik Kembali Liga 2
- 15 Agt 2026 18:56 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala – Donggala United FC resmi diperkenalkan kepada masyarakat dalam peluncuran yang berlangsung di Lapangan Labuan Lelea, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Jumat, 14 Agustus 2026. Klub sepak bola tersebut membawa identitas baru sekaligus target untuk kembali berlaga di Liga 2 atau Liga Kejuaraan.
Chairman of Donggala United FC, Rony Tanusaputra, mengatakan peluncuran tersebut menjadi awal perjalanan klub dalam membangun kekuatan baru dengan membawa nama Kabupaten Donggala di kompetisi sepak bola nasional.
Menurut Rony, Donggala United dijadwalkan mulai mengikuti kompetisi pada November 2026 di Kota Solo. Kompetisi tersebut akan menjadi langkah awal klub untuk membangun skuad sekaligus mengejar target promosi ke Liga 2 pada musim berikutnya.
“Nanti di bulan 11 kami akan bertanding awal itu di Kota Solo. Selama kurang lebih mungkin 4 bulan. Semoga tahun depan kami bisa naik lagi ke Liga 2,” kata Rony saat peluncuran Donggala United.
Donggala United sebelumnya dikenal sebagai Persipal FC yang berkompetisi di Liga 2. Perubahan nama tersebut ditetapkan melalui Kongres Biasa PSSI pada 3 Agustus 2026, setelah klub terdegradasi ke Liga 3 atau Liga Nusantara pada kompetisi 2026.

Rony menjelaskan, klub profesional tersebut sebelumnya berasal dari Babel United yang diakuisisi pada 2022 dan kemudian berganti nama menjadi Persipal FC. Sementara Persipal disebut sebagai perserikatan dan tetap ada untuk mengikuti kompetisi di Liga 4 serta menjalankan pembinaan pemain sepak bola usia dini.
“Donggala United ini sebenarnya bukan menghilangkan Persipal. Persipal yang di liga dua itu atas usaha Bapak Rusdi Mastura dan saya untuk langsung ke liga dua,” ujarnya.
Pemilihan nama Donggala United, kata Rony, tidak terlepas dari kedekatan para pengelola klub dengan Kabupaten Donggala. Ia menyebut dirinya, Gubernur Sulawesi Tengah periode 2021-2025, Rusdi Mastura, serta istrinya yang juga Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, memiliki keterikatan dengan daerah tersebut.
“Kenapa Donggala United? Karena saya lahir di Kota Donggala. Pak Rusdi lahir di Kota Donggala ya. Istri saya, Ibu Vera lahir di Kota Donggala di Banawa. Makanya kami sepakat untuk mengubah nama Persipal menjadi Donggala United,” tuturnya.
Dalam identitas barunya, Donggala United mengusung julukan The Weavers atau Para Penenun. Julukan tersebut merepresentasikan filosofi permainan yang mengutamakan kekompakan, kerapian dan koordinasi antarpemain, layaknya benang yang dirajut secara presisi hingga membentuk satu kesatuan yang kuat.
Untuk membentuk skuad, Donggala United saat ini masih melakukan pencarian dan seleksi talenta-talenta berbakat untuk melengkapi susunan pemain. Klub telah menunjuk Ridwan Saragih sebagai kepala pelatih, yang sebelumnya menjabat Direktur Teknik Persiba Bantul pada periode 2025–2026 dan pernah menjadi pelatih kepala Sumut United pada periode 2024–2025.
Rony mengatakan perjalanan Donggala United ke depan membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama masyarakat dan dunia usaha di Sulawesi Tengah. Ia berharap klub dapat tumbuh menjadi wadah pembinaan sekaligus membawa kembali sepak bola Sulawesi Tengah ke kompetisi nasional.
“Jadi itu sedikit kisah kenapa sampai Persipal jadi ke Donggala United. Karena di medsos banyak orang bilang Donggala United beli Persipal. Tidak dibeli ya. Tidak diakuisisi ya, tetapi ada kesepakatan dari Pak Rusdi dengan saya, untuk merubah nama menjadi Donggala United,” kata Rony.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....