Palu Urutan Pertama Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

  • 13 Jul 2024 17:02 WIB
  •  Palu

KBRN,Palu : Kota Palu telah dikonfirmasi menjadi wilayah yang mendominasi terkait angka kasus kekerasan perempuan dan anak. Menurut laporan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) DP3A Sulawesi Tengah, angka kasus kekerasan tersebut mencatatkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir disusul kabupaten Buol dan Sigi.

Kepala UPTD PPA DP3A Sulteng, Patricia Z. Yabi, mengatakan menyampaikan kekhawatirannya atas situasi ini.

"Tahun 2023 dari data yang ada Kota Palu menghadapi tantangan serius terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan pasca-bencana, ketegangan sosial, dan ketidakamanan ekonomi berkontribusi besar terhadap meningkatnya kasus kekerasan ini," ungkapnya dalam dialog di RRI Palu, Jum’at (12/6/2024).

Data yang dirilis di tahun 2023 menunjukkan Kota Palu 77 kasus, Buol 54 kasus, Sigi 50 kasus dan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Palu mengalami peningkatan drastis. Faktor-faktor seperti kemiskinan, kurangnya akses terhadap pendidikan, dan ketimpangan gender menjadi pemicu utama terjadinya kekerasan ini.

“Jika kita melihat kembali dari jenis kasusnya,yang tertinggi di Sulteng itu adalah kekerasan seksual dan yang terdampak langsung pada anak. Dan itu meningkat pasca bencana dan saat ini kita dalam kondisi darurat tentang itu,” ungkapnya.

UPTD PPA DP3A Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya perlindungan dan pencegahan kekerasan, serta berharap dapat menurunkan angka kasus kekerasan dalam waktu yang lebih singkat. Pemerintah Kota Palu diharapkan menegaskan komitmennya untuk mengatasi tantangan ini dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. (JNS)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....