Gubernur Sulteng Ajak Umat Islam Teladani Rasulullah dalam Kehidupan

  • 06 Okt 2026 21:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si mengajak umat Islam untuk terus mencintai dan menghadirkan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah menjadi salah satu jalan untuk menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Pesan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Tipo, Senin malam 5 Oktober 2026.

Anwar mengatakan, Maulid tidak semestinya hanya dimaknai sebagai peringatan pada bulan Rabiul Awal atau bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kecintaan kepada Rasulullah, kata dia, harus terus dihidupkan sepanjang waktu, antara lain dengan memperbanyak membaca shalawat dan membiasakan menggelar Maulid di rumah sebelum dilanjutkan di masjid.

Ia mengungkapkan, tradisi menggelar Maulid di rumah telah menjadi kebiasaan keluarganya di Wosu, Kabupaten Morowali. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup keluarganya dan diyakini membawa keberkahan hingga dirinya dipercaya menjadi bupati dan kemudian gubernur.

“Kalau mau hidup kita tidak susah, hadirkan terus Rasulullah di rumah kita," pesannya mengingatkan.

Anwar Hafid menambahkan, nilai kepedulian dan cinta kasih Rasulullah kepada umat tanpa membeda-bedakan juga menjadi semangat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Semangat tersebut diwujudkan melalui sembilan program BERANI yang diarahkan untuk mengurangi beban hidup masyarakat.

Ia menyebut BERANI Cerdas sebagai salah satu program dengan dampak besar bagi masyarakat. Program tersebut berangkat dari keinginan para orang tua agar anak-anak mereka dapat menempuh pendidikan hingga menjadi sarjana, namun terkendala persoalan biaya.

Saat ini, manfaat BERANI Cerdas telah dirasakan lebih dari 47 ribu mahasiswa Sulawesi Tengah dan diproyeksikan menjangkau hingga 120 ribu mahasiswa pada 2030. Sementara melalui BERANI Sehat, masyarakat diharapkan tidak lagi kesulitan memperoleh layanan kesehatan hanya karena tidak memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan, menunggak iuran, maupun menderita penyakit yang tidak ditanggung dalam skema BPJS Kesehatan.

“Kita tidak mau melihat rakyat kita susah," ucapnya.

Menurut Anwar, kepedulian terhadap masyarakat tersebut merupakan salah satu bentuk upaya menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kebijakan pemerintah. Ia meyakini kepedulian kepada umat akan mendatangkan keberkahan bagi daerah.

“Saya yakin dan percaya, dengan sifat Rasulullah yang peduli kepada umat, Allah akan menurunkan keberkahan ke negeri kita ini,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....