Kabut Asap Karhutla Kiriman Serbu Sulawesi Tengah

  • 06 Okt 2026 15:25 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah terdampak kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di tengah kondisi cuaca kering dan minimnya curah hujan.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri Palu Solih Alfiandy kepada rri.co.id mengatakan, kabut asap yang menyelimuti wilayah Sulawesi Tengah dalam beberapa hari terakhir disebabkan karena sejumlah faktor diantaranya sebaran asep Karhutla yang terjadi disejumlah Kabupaten diantaranya, Kabupaten Morowali dan Tojo Una-Una serta kiriman asap Karhutla dari Maluku, Sulawesi Barat, Kalimantan dan Papua bagian selatan.

“Perihal kabut asap yang saat ini terjadi di wilayah Sulawesi Tengah khususnya di Kota Palu, ini merupakan asap kiriman dari Kalimantan dan dari Papua bagian selatan. Dan juga ada beberapa titik kejadian kebakaran ini terlihat di satelit itu dari wilayah Maluku. Nah, kemudian untuk wilayah Sulawesi Tengah sendiri ini lebih banyak asap kiriman dari wilayah timur seperti Papua Selatan dan Maluku,” jelas Solih, Selasa 6 Oktober 2026.

Di tengah ancaman kesehatan dampak kabut asap, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya kelompok rentan. Kondisi ini diprediksi akan berlangsung selama musim kemarau serta tiupan arah angin di Sulawesi Tengah.

“Kebetulan juga memang pada saat periode sekarang itu kondisi angin arah angin itu masih dari timur sehingga angin timuran itu membawa asap masuk ke wilayah Sulawesi Tengah,” jelasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....