Morowali Utara Jadi Laboratorium Lapangan 78 Calon Apoteker STIFA Pelita Mas Palu
- 06 Okt 2026 14:18 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Morowali Utara - Sebanyak 78 mahasiswa KKN Profesi Kesehatan (Farmasi) Angkatan XXV STIFA Pelita Mas Palu menjalani praktik lapangan di Kabupaten Morowali Utara selama sekitar 40 hari. Para mahasiswa ditempatkan di tujuh kecamatan dengan fokus kegiatan pada pelayanan kefarmasian di sejumlah puskesmas.
Mahasiswa mulai menjalankan kegiatan sejak 3 Oktober hingga 13 November 2026. Mereka ditempatkan di Puskesmas Tomata, Mayumba, Beteleme, Petumbea, Kolonodale, Molino, dan Anutoluwu Tiu.
Ketua Pelaksana KKN Profesi Kesehatan STIFA Pelita Mas Palu, apt. Matra Novalia Palipadang, mengatakan sebagian besar kegiatan mahasiswa akan dilaksanakan di puskesmas, terutama pada unit pelayanan kefarmasian atau apotek.
“Mahasiswa kami paling banyak akan melakukan kegiatan di puskesmas, terutama di apotek puskesmas. Karena itu, kami sangat berharap bantuan dan bimbingan dari kepala puskesmas agar anak-anak kami dapat melaksanakan program kerja sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang baik ketika berada di lapangan,” kata Matra.
Sebanyak 10 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Mori Atas, 12 mahasiswa di Mori Utara, 12 mahasiswa di Lembo, dan 10 mahasiswa di Lembo Raya. Sementara itu, 12 mahasiswa ditempatkan di Petasia, 10 mahasiswa di Petasia Timur, dan 12 mahasiswa di Petasia Barat.
Matra menjelaskan, selama berada di Morowali Utara mahasiswa akan menjalankan program kerja wajib dan program kerja tambahan. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan pengalaman praktik sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa sebelum menjalankan profesi sebagai tenaga kefarmasian.
Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menyatakan siap memfasilitasi pelaksanaan KKN tersebut, termasuk melalui dukungan kepala puskesmas dan tenaga kesehatan di lokasi penempatan. Sekretaris Daerah Morowali Utara, Musda Guntur, meminta mahasiswa memanfaatkan kegiatan lapangan untuk memperluas pengalaman dan memahami praktik pelayanan kesehatan secara langsung.
“Pemerintah daerah terbuka menerima dan memfasilitasi seluruh kegiatan yang dibutuhkan selama kurang lebih 40 hari. Saya berharap teman-teman mahasiswa bisa membuka ruang dialog dan komunikasi, banyak bertanya, dan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar praktik profesional sebagai calon apoteker,” jelas Musda.
Musda juga meminta kepala puskesmas dan jajaran tenaga kesehatan memberikan pendampingan selama mahasiswa melaksanakan program. Menurutnya, pendampingan diperlukan agar kegiatan KKN tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menambah wawasan, kompetensi, dan keterampilan mahasiswa.
“Tolong dibantu anak-anak kita ini. Apa yang menjadi kebutuhan mereka dalam proses pembelajaran lapangan diharapkan bisa memberikan pengalaman, menambah wawasan, kompetensi, dan keahlian yang sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dengan STIFA Pelita Mas Palu dalam mendukung pembelajaran lapangan mahasiswa. Pemerintah daerah berharap kehadiran mahasiswa juga dapat memperluas pengalaman mereka dalam memahami kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah.
Musda secara resmi menerima 78 mahasiswa KKN Profesi Kesehatan STIFA Pelita Mas Palu Angkatan XXV Tahun 2026 untuk melaksanakan pembelajaran lapangan dan pengabdian kepada masyarakat di tujuh kecamatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....