Hari Guru Internasional, DPRD Sulteng Dorong Mutu dan Kesejahteraan Guru
- 05 Okt 2026 16:31 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Momentum Hari Guru Internasional yang diperingati setiap 5 Oktober menjadi perhatian DPRD Sulawesi Tengah. Guru dinilai memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pembelajaran dan membentuk sumber daya manusia, sehingga peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik perlu terus diperkuat.
Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah H. Moh. Hidayat Pakamundi mengatakan, peningkatan kualitas guru harus menjadi bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Hidayat saat diwawancarai RRI di Gedung DPRD Sulawesi Tengah, Senin 5 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Internasional.
Menurutnya, guru menghadapi tuntutan pendidikan yang terus berkembang, termasuk perubahan metode pembelajaran dan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Kondisi tersebut menuntut tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya.
“Mudah-mudahan guru-guru kita tingkatkan terus sumber daya manusianya. Terus kemudian tingkatkan terus kompetensinya agar bisa membimbing dan memberikan pembelajaran yang terbaik buat anak-anak kita,” ujar Hidayat.
Ia menilai peningkatan kompetensi guru diperlukan agar tenaga pendidik mampu menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga perlu mengikuti perkembangan metode pembelajaran serta perubahan lingkungan pendidikan.
Menurut Hidayat, kualitas guru pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kualitas peserta didik. Karena itu, peningkatan kapasitas tenaga pendidik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai bentuk pengembangan kompetensi dan pelatihan.
Selain peningkatan kompetensi, Hidayat menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan guru.
Menurutnya, pemerintah perlu terus memperhatikan aspek insentif dan kesejahteraan tenaga pendidik agar guru dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
“Untuk pemerintah, terus memperhatikan insentif atau kesejahteraan daripada guru-guru di Indonesia,” tegasnya.
Hidayat mengatakan, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan perlu berjalan beriringan. Guru yang memiliki kompetensi dan mendapatkan dukungan yang memadai diharapkan dapat lebih optimal dalam mendidik, membimbing, serta memberikan pembelajaran kepada peserta didik.
Ia juga mengaitkan kebutuhan peningkatan kompetensi guru dengan perkembangan pendidikan berbasis digital. Menurutnya, transformasi pembelajaran membutuhkan tenaga pendidik yang mampu beradaptasi dengan teknologi dan memanfaatkannya sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Karena itu, dukungan terhadap guru dinilai tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan, tetapi juga kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Pada momentum Hari Guru Internasional, Hidayat berharap para guru di Indonesia terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya, sementara pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Selamat Hari Guru Internasional,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....