Pemkab Parimo Dorong Pendidikan Karakter dan Lingkungan Belajar Ramah Anak

  • 02 Okt 2026 14:11 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid mendorong penguatan pendidikan karakter serta penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak di setiap satuan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Abdul Sahid saat melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dan dialog bersama kepala sekolah serta tenaga pendidik Rayon 3 yang meliputi Kecamatan Kasimbar, Toribulu, Ampibabo, dan Siniu. Kegiatan dipusatkan di SMP Negeri 1 Ampibabo, Rabu 30 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Parigi Moutong Yusnaeni, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sunarti, serta Plt. Ketua PGRI Kabupaten Parigi Moutong Supardin.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong Sunarti mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pendampingan terhadap satuan pendidikan melalui pertemuan langsung dengan para kepala sekolah dan tenaga pendidik.

“Alhamdulillah, jiwa pendidik beliau tidak pernah luntur. Kerinduan beliau untuk memajukan kualitas pendidikan diwujudkan melalui roadshow tatap muka secara langsung bersama seluruh pimpinan satuan pendidikan, pengurus K3S, dan MKKS. Kegiatan ini diawali minggu lalu di Sub Rayon Sausu dan hari ini berlanjut di Sub Rayon 3. Selanjutnya kami akan menjadwalkan kembali pendampingan Wabup untuk 3 Sub Rayon berikutnya hingga ke wilayah utara Kecamatan Moutong,” jelas Sunarti.

Abdul Sahid menjelaskan, kunjungan lapangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan fungsi pengawasan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi dan kedekatan dengan para tenaga pendidik. Pengalaman sekitar 25 tahun sebagai guru PNS di SMP Negeri 15 Palu turut membentuk pandangannya terhadap pentingnya peran guru dalam pendidikan.

“Saya sangat bangga dengan profesi guru. Mau jadi Presiden, Menteri, maupun Anggota DPR, semua berdiri karena bimbingan seorang guru. Begitu sentral dan terhormatnya peran guru dalam sejarah peradaban masyarakat,” ujar Abdul Sahid.

Dalam dialog tersebut, Wabup juga mengapresiasi capaian Kabupaten Parigi Moutong yang meraih dua penghargaan dari 10 kategori pada ajang Anugerah Pendidikan Bage Nggabelo tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Penghargaan tersebut berkaitan dengan penanganan anak putus sekolah atau tidak sekolah serta pembentukan kelompok sekolah yang aman.

Abdul Sahid meminta para pendidik terus memperkuat pendidikan karakter sebelum masuk pada pembelajaran formal. Ia juga mendorong terciptanya suasana belajar yang tenang, aman, nyaman, dan menggembirakan serta menghindari pola pendidikan yang membuat peserta didik merasa takut terhadap guru.

Terkait kemampuan literasi peserta didik, Wabup mengingatkan agar guru tidak memberikan label negatif kepada anak. Menurutnya, setiap anak memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan melalui pendekatan pembelajaran yang sesuai. Karena itu, kesabaran dan pendampingan guru diperlukan agar tidak ada peserta didik yang tertinggal dalam proses pendidikan.

Ia juga meminta kepala sekolah dan tenaga pendidik tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi pendidikan serta bijak menyikapi informasi maupun polemik yang berkembang di media sosial.

Sebagai alumni SMP Negeri 1 Ampibabo, Abdul Sahid menegaskan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong tetap terbuka terhadap aspirasi dan konsultasi dari para tenaga pendidik. Masukan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....