Hari Karantina, Barantan Sulteng Kembali Siapkan 100 Vaksin Rabies Gratis
- 01 Okt 2026 12:25 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Balai Karantina (Barantan) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan 100 dosis vaksin rabies untuk pelaksanaan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis sebagai rangkaian peringatan Hari Karantina ke-149 Tahun 2026.
Kepala Barantan Sulteng Ahmad Mansuri Alfian mengatakan vaksinasi tahap kedua tersebut dijadwalkan berlangsung di Kantor Barantan Sulteng, Kota Palu, Jumat, 2 Oktober 2026, mulai sekitar pukul 09.00 WITA hingga selesai.
"Harapannya di tahap kedua ini bisa lebih fokus. Karena kita ketahui bahwa hewan pembawa rabies ini menjadi salah satu konsen pemerintah. Harapannya pemerintah itu targetnya di 2030 Indonesia bebas rabies," kata Ahmad kepada awak media di Palu, Kamis, 1 Oktober 2026.
Ia menjelaskan vaksinasi rabies sebelumnya telah dilaksanakan pada tahap pertama, yakni 27 September 2026 dalam kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu, sekaligus dengan pemeriksaan kesehatan hewan.
Pada pelaksanaan tahap pertama tersebut, sekitar 20 dosis vaksin telah digunakan. Pelaksanaan tahap kedua dipusatkan di Kantor Barantan Sulteng agar pelayanan dapat berlangsung lebih fokus karena kegiatan sebelumnya berlangsung dalam kondisi cukup padat.
Menurut Ahmad, vaksinasi rabies merupakan salah satu bentuk kepedulian Barantan dalam mendukung upaya pemerintah mencegah peningkatan kasus rabies di Sulawesi Tengah.
Selain pencegahan penyakit, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan.
"Vaksin ya, tentu. Karena seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa tujuan dari vaksin rabies ini yang pertama tadi kita melakukan pencegahan peningkatan kejadian rabies di Sulawesi Tengah khususnya," ujarnya.
Ahmad mengatakan vaksinasi tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dikenakan biaya. Pemilik hewan cukup melakukan pendaftaran dan membawa hewan yang akan mendapatkan vaksin.
Ia mengatakan vaksinasi tidak hanya ditujukan untuk mencegah rabies pada hewan, tetapi juga menjadi bagian dari perlindungan terhadap manusia karena rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia.
"Karena rabies ini kan ada di anjing, kucing, kera seperti itu. Nah, kami mengajak bagaimana untuk menjaga kesehatan dari hewan tersebut," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....