Toili Bershalawat, Gubernur Sulteng: Kita Semua Cinta Rasulullah

  • 29 Sep 2026 13:51 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi Muhammad sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, bukan sekadar peringatan tahunan biasa.
  • Ribuan warga menghadiri acara peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad 1448 Hijriah yang diselenggarakan di Lapangan Sepak Bola Desa Marga Kencana, Kecamatan Toili Jaya, Kabupaten Banggai, pada Selasa 29 September 2026.
  • Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan tingginya antusiasme warga Sulawesi Tengah dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan kegiatan bershalawat.

RRI.CO.ID, Tolitoli - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengajak masyarakat menjadikan Maulid bukan sekadar peringatan tahunan. Lebih dari itu, dapat menjadi momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Hal itu disampaikannya di hadapan ribuan warga yang memadati Lapangan Sepak Bola Desa Marga Kencana, Kecamatan Toili Jaya, Kabupaten Banggai, Selasa, 29 September 2026. Masyarakat hadir untuk bershalawat dan memperingati Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

“Kita hadir bukan karena Gubernur, bukan karena Bupati, dan bukan karena siapa-siapa, namun karena cinta kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Gubernur.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan memperbanyak shalawat. Sekaligus, meneladani ajaran dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah di dalam keluarga. Rumah, kata gubernur, harus menjadi tempat tumbuhnya keimanan, kasih sayang, dan kecintaan kepada Nabi.

“Kalau ingin rumah kita penuh rahmat, mari hadirkan ajaran dan kecintaan kepada Rasulullah dalam kehidupan keluarga kita,” ucapnya.

Gubernur lalu mengenang kebiasaan keluarganya yang selalu memperingati Maulid di rumah setiap memasuki bulan Maulid. Tradisi tersebut dinilainya, menjadi bagian penting dalam menanamkan kecintaan kepada Rasulullah sejak dari lingkungan keluarga.

Selain itu, ia mengajak masyarakat menjaga salat lima waktu dan tidak memandangnya sekadar sebagai kewajiban.

“Ketika waktunya tiba, tinggalkan sejenak pekerjaan kita dan muliakan salat,” ucapnya.

Meski memiliki agenda pemerintahan yang padat sebelum bertolak ke Kabupaten Banggai, Gubernur mengaku tetap bersemangat hadir dalam Maulid Akbar tersebut. Hal tersebut, karena momentum Maulid memiliki makna khusus dalam memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Kehadiran gubernur bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, juga dirangkaikan dengan penyerahan 4.000 paket sembako kepada masyarakat.

Turut hadir Bupati Banggai, Amirudin, Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, dan kepala perangkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Termasuk unsur Forkopimda Kabupaten Banggai, pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tengah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat. (KA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....