Refleksi 8 Tahun Bencana, Polres Sigi Perkuat Sinergi Jaga Ketangguhan Masyarakat
- 29 Sep 2026 11:42 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Sigi - Delapan tahun setelah bencana gempa bumi dan likuifaksi 28 September 2018, semangat kebersamaan dan ketangguhan masyarakat kembali diteguhkan melalui Dzikir Akbar dan Doa Bersama di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Asmaul Husna, Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Senin 28 September 2026 malam.
Momentum refleksi tersebut menjadi ruang untuk mengenang para korban sekaligus memperkuat kepedulian dan sinergi antara pemerintah, Polri, tokoh agama, serta masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pascabencana.
Kapolres Sigi AKBP Agus Dwi Cahyono melalui Kasihumas Polres Sigi AKP Nuim Hayat mengatakan, doa dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga semangat masyarakat untuk terus bangkit.
“Doa, kepedulian dan sinergi menjadi kekuatan untuk terus bangkit. Mari bersama menjaga Sigi tetap aman, damai dan semakin maju,” ujar AKP Nuim Hayat.
Menurutnya, refleksi bencana tidak hanya berkaitan dengan mengenang peristiwa yang telah terjadi, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun kesiapsiagaan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho, S.Ag., M.H., Ketua FKAUB Sulawesi Tengah Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Polres Sigi bersama jajaran Polsek Marawola melakukan pengamanan dan pengaturan di sekitar lokasi.
Refleksi delapan tahun bencana tersebut diharapkan dapat terus memperkuat persaudaraan dan sinergi lintas elemen masyarakat, sekaligus menjaga semangat Sigi untuk menjadi daerah yang aman, tangguh, dan mampu menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....