Bapas Palu Dorong Kemandirian Klien melalui Griya Abipraya Kabelota

  • 29 Sep 2026 05:39 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palu mendorong kemandirian ekonomi Klien Pemasyarakatan melalui Griya Abipraya Kabelota. Wadah pemberdayaan tersebut menjadi tempat Klien mengembangkan keterampilan sekaligus menghasilkan produk usaha yang dipasarkan kepada masyarakat di Kota Palu.

Sejumlah produk Klien diperkenalkan pada Senin 28 September 2026, di antaranya sambal roa, bawang goreng, serta hasil komoditas perkebunan dari program Ketahanan Pangan di Kelurahan Petobo. Proses produksi dilakukan Klien dengan pendampingan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Palu.

Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, mengatakan Griya Abipraya Kabelota tidak hanya menjadi tempat pemasaran produk, tetapi juga bagian dari proses pembimbingan Klien. Melalui program tersebut, Klien diberikan kesempatan mengembangkan keterampilan, belajar bertanggung jawab, dan membangun kepercayaan diri.

“Griya Abipraya adalah bukti bahwa Klien Pemasyarakatan memiliki potensi yang besar apabila diberikan pendampingan dan kesempatan. Kami ingin mereka memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk mandiri secara ekonomi dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar M. Nur Amin.

Salah seorang Klien Bapas Palu, Siti Ma'ani Khairunnisa, mengaku memperoleh keterampilan membuat sambal roa dan bawang goreng melalui program tersebut. Keterampilan itu kini menjadi peluang baginya untuk memperoleh penghasilan dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Dulu saya bingung mau bekerja apa setelah bebas dan takut tidak diterima masyarakat. Di Griya Abipraya saya diajari membuat sambal roa dan bawang goreng. Sekarang saya bisa memiliki penghasilan sendiri untuk keluarga,” ujar Siti.

Selain keterampilan usaha, program tersebut juga memberikan pengalaman bagi Klien untuk membangun disiplin dan tanggung jawab. Salah satunya Adel, alumni Klien Bapas Palu yang setelah mengikuti pembekalan di Griya Abipraya Kabelota kini telah bekerja di salah satu perusahaan swasta di Kota Palu.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, mengapresiasi program Griya Abipraya Kabelota. Menurutnya, program tersebut memberikan ruang bagi Klien untuk mengembangkan potensi dan memperoleh pengalaman dalam kegiatan usaha.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi Bapas Kelas I Palu melalui Griya Abipraya. Ini bukan hanya tentang pembimbingan, tetapi juga bagaimana kita memberikan keterampilan dan ruang kepada Klien untuk berusaha dan menjadi produktif,” ujar Herman.

Bapas Kelas I Palu akan mengembangkan Griya Abipraya Kabelota melalui kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu serta pihak swasta. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas pendampingan usaha dan pemasaran produk Klien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....