Sinergi Pemkab dan Kadin Diperkuat untuk Kembangkan UMKM Parigi Moutong
- 18 Sep 2026 15:27 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031 di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, Rabu 16 September 2026 malam.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan dunia usaha, khususnya dalam mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta membuka peluang investasi berbasis potensi daerah.
Ketua Kadin Sulawesi Tengah terpilih periode 2026–2031, Gufran Ahmad, mengatakan kepengurusan baru Kadin Sulteng akan menjadi wadah bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga perusahaan besar.
“Kita ingin pengusaha lokal menjadi bagian dari pertumbuhan, bukan hanya menjadi penonton atau cadangan. Pengusaha lokal harus masuk ke dalam rantai pasok industri, memperoleh akses pasar, serta meningkatkan kapasitas dan daya saing,” ujar Gufran.
Ia menambahkan, keberhasilan kepengurusan Kadin ke depan akan dilihat dari terbukanya peluang bisnis bagi pelaku usaha, penciptaan lapangan kerja, serta meningkatnya keterlibatan UMKM dalam aktivitas ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan potensi ekonomi Sulawesi Tengah tidak hanya berada pada sektor pertambangan dan hilirisasi nikel, tetapi juga sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan.
“Potensi daerah tidak hanya bertumpu pada nikel dan hilirisasi, tetapi juga sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan, seperti kelapa, durian, dan kakao. Manfaatkan jaringan nasional dan internasional untuk memperluas promosi investasi serta membuka akses pasar,” kata Anindya.
Anindya juga berpesan agar kepengurusan Kadin Sulteng menjalankan organisasi dengan berpegang pada tiga prinsip, yakni memberikan manfaat, menghasilkan dampak, dan menjalankan amanah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan Kadin dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub memaparkan sejumlah program strategis provinsi, di antaranya pencetakan 30 ribu hektare sawah dengan penerapan teknologi pertanian modern. Program tersebut ditargetkan meningkatkan produktivitas pertanian dari sekitar empat ton menjadi 12 ton per hektare.
Selain sektor pertanian, pemerintah provinsi juga menyoroti potensi komoditas perkebunan dan perikanan, termasuk durian dan rumput laut yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui perluasan akses pasar dan ekspor.
Pemprov Sulawesi Tengah juga menyatakan terbuka terhadap investasi yang memenuhi ketentuan serta menjadwalkan pertemuan dengan 1.000 pelaku UMKM se-Sulawesi Tengah pada 28 September mendatang melalui gerakan “Berani Ekspor”.
Pelantikan Dewan Pengurus Kadin Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031 yang terdiri atas satu ketua, lima bidang utama, 19 wakil ketua, dan 55 anggota komite tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong selanjutnya mendorong penyelarasan program pembangunan daerah dengan agenda Kadin, terutama dalam memperluas pasar produk unggulan lokal, membuka peluang investasi, serta meningkatkan kapasitas UMKM dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....