Bapas Palu Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Hujan dan Keberkahan
- 18 Sep 2026 13:28 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palu menggelar Salat Istisqa dan doa bersama di halaman kantor sebagai ikhtiar menghadapi musim kemarau dan potensi kekeringan, Jumat, 18 September 20206. Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menggelar Salat Istisqa pada satuan kerja Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Salat Istisqa diikuti pegawai Bapas Palu, peserta magang, Klien Pemasyarakatan, serta Ibu-Ibu PIPAS Bapas Kelas I Palu. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari kebersamaan keluarga besar Pemasyarakatan dalam menyikapi kondisi kemarau yang berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan.
Pelaksanaan Salat Istisqa menghadirkan imam dari Alkhairat Kota Palu, sedangkan khotbah disampaikan oleh penyuluh agama. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khidmat, mulai dari salat hingga doa bersama untuk memohon turunnya hujan yang membawa manfaat dan keberkahan.
Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, S.H., M.H., mengatakan Salat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar bersama sekaligus momentum untuk meningkatkan nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan Pemasyarakatan.
“Salat Istisqa ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
M. Nur Amin menambahkan, keterlibatan Klien Pemasyarakatan dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian. Kegiatan bersama diharapkan dapat memberikan ruang bagi klien untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, mengatakan kegiatan Salat Istisqa sejalan dengan upaya memperkuat pembinaan kepribadian dan nilai-nilai spiritual di lingkungan Pemasyarakatan.
“Kegiatan ini bukan hanya bentuk ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian seluruh jajaran Pemasyarakatan,” ujar Herman.
Herman menilai keterlibatan pegawai, Klien Pemasyarakatan, peserta magang, dan PIPAS menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang kebersamaan bagi keluarga besar Pemasyarakatan. Semangat tersebut diharapkan terus terjaga dalam pelaksanaan tugas dan pembinaan di masing-masing satuan kerja.
Salat Istisqa juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama terhadap kondisi lingkungan di tengah musim kemarau. Kondisi kekeringan dapat berdampak pada ketersediaan air dan aktivitas masyarakat sehingga membutuhkan kepedulian dari berbagai pihak.
Bapas Palu berharap doa bersama tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi musim kemarau sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian Klien Pemasyarakatan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara pegawai, klien, peserta magang, dan keluarga besar Pemasyarakatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....