Momentum Hari Belanja Online Nasional Picu Perilaku Konsumtif Masyarakat
- 17 Sep 2026 13:56 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Perayaan Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas dinilai turut mendorong peningkatan konsumsi masyarakat. Namun, kemudahan transaksi dan berbagai promosi digital juga berpotensi membuat masyarakat berbelanja berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan AIK FEB UNISMUH Palu, Umar, S.E., M.M., mengatakan kondisi tersebut terlihat dari hasil riset mengenai perilaku konsumen saat momentum Harbolnas.
“Data kita menunjukkan sekitar 50 sampai 60 persen, hasil riset menunjukkan bahwa ini lebih cenderung ke konsumtif,” ujar Umar pada Kamis 17 September 2026.
Menurutnya, promosi yang ditawarkan seperti potongan harga, flash sale dan gratis ongkos kirim dapat memengaruhi keputusan konsumen untuk segera melakukan pembelian.
Kondisi tersebut diperkuat dengan munculnya pola belanja melalui video commerce dan siaran langsung. Konten promosi serta ulasan dari influencer juga dapat memengaruhi keputusan pembelian, khususnya pada kelompok usia muda.
Umar menjelaskan, konsumen terkadang membeli barang bukan karena barang tersebut benar-benar dibutuhkan, tetapi karena khawatir kehilangan kesempatan mendapatkan harga promosi atau mengikuti tren yang sedang berkembang.
Fenomena tersebut menunjukkan pentingnya kemampuan masyarakat dalam membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum melakukan transaksi.
Ia menilai momentum Harbolnas tetap memiliki manfaat bagi aktivitas ekonomi dan pelaku usaha. Namun, masyarakat perlu mempertimbangkan kondisi keuangan dan manfaat barang sebelum mengambil keputusan pembelian.
Dengan perencanaan yang lebih baik, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai promosi digital tanpa terjebak pada pola konsumsi yang berlebihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....