Bapas Palu Panen 250 Kg Ubi Kayu, Dukung Ketahanan Pangan
- 14 Sep 2026 13:35 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palu melaksanakan panen raya ubi kayu di kebun ketahanan pangan Jalan Tanggul Selatan, Kelurahan Petobo, Kota Palu, Senin, 14 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bapas Palu mendukung Asta Cita pemerintah, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.
Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, memimpin langsung kegiatan panen yang diikuti jajaran pegawai. Tanaman ubi kayu tersebut telah dibudidayakan selama kurang lebih delapan bulan melalui proses penanaman dan perawatan secara berkala.
M. Nur Amin mengatakan kebun ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan agar dapat menghasilkan komoditas yang bermanfaat. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi upaya mendorong budaya produktif dan kemandirian di lingkungan Bapas Palu.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan budaya produktif dan pemanfaatan lahan secara maksimal. Hasil panen ubi kayu ini nantinya kita manfaatkan untuk kebutuhan internal, serta kita bagikan kepada masyarakat sekitar,” ujar M. Nur Amin.
Dari kebun ketahanan pangan tersebut, Bapas Palu memanen sekitar 250 kilogram ubi kayu. Proses pengelolaan kebun juga melibatkan klien Bapas, mulai dari penanaman hingga perawatan tanaman sebelum memasuki masa panen.

Hasil panen kemudian dibagikan kepada warga di sekitar kebun dan klien Bapas yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Salah seorang warga, Nurul, mengaku bersyukur karena hasil panen yang diterimanya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan keluarga.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapas Palu. Ubi kayu ini bisa kami manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari di rumah,” ujar Nurul.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, mengapresiasi pemanfaatan lahan produktif yang dilakukan Bapas Palu. Ia mendorong kegiatan ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan terus dikembangkan agar memberikan manfaat bagi lembaga, klien, dan masyarakat sekitar.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Bapas Palu yang telah memanfaatkan lahan secara produktif. Ini adalah contoh baik implementasi program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan,” ungkap Herman Mulawarman.
Panen ubi kayu tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Bapas Palu terhadap Asta Cita melalui penguatan ketahanan pangan dan pemanfaatan sumber daya secara produktif. Selain menghasilkan komoditas pangan, kegiatan ini turut melibatkan klien dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar kebun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....