Berani Cerdas Jadi Sorotan Nasional, Anwar Hafid Keynote Speaker ETOS ID 2026

  • 14 Sep 2026 04:13 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Terobosan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Program Beasiswa Berani Cerdas mendapat perhatian dari ekosistem beasiswa nasional. Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. diundang menjadi keynote speaker Compass Building Camp (CBC) 2026, agenda nasional ETOS ID yang berada dalam ekosistem Beastudi Indonesia, GREAT Edunesia–Dompet Dhuafa, Minggu 13 September 2026.

Undangan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui Berani Cerdas. Hingga akhir 2025, program tersebut telah menjangkau 23.569 penerima manfaat dengan alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar, sementara pada 2026 cakupannya diperluas untuk mendukung pendidikan jenjang S2 dan S3, khususnya bidang strategis yang dibutuhkan daerah.

Dalam Compass Building Camp 2026 bertema “Finding Your Direction” dengan semangat “Menapaki Langkah, Menorehkan Kisah”, Anwar Hafid berada dalam satu forum bersama para penggerak pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut merupakan program orientasi dan pembinaan ETOS ID bagi penerima manfaat baru untuk membantu mahasiswa membangun visi, menentukan arah masa depan, serta memperoleh edukasi dan inspirasi dari tokoh strategis.

ETOS ID merupakan program beasiswa Dompet Dhuafa yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia strategis daerah melalui peningkatan kapasitas dan integritas mahasiswa. Saat ini ETOS ID menjalankan pembinaan di 16 wilayah program di Indonesia, termasuk Palu, Sulawesi Tengah, sementara Berani Cerdas menjadi instrumen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperluas kesempatan masyarakat mengakses pendidikan tinggi.

Kehadiran Anwar Hafid dalam forum nasional tersebut membuka ruang untuk memperkenalkan pengalaman implementasi Berani Cerdas kepada komunitas penerima dan pengelola beasiswa dari berbagai daerah. Momentum ini sekaligus memperkuat pesan bahwa investasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat pembangunan Sulawesi Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....