Pemkab Poso Dukung Penguatan Pelaksanaan Asta Cita di Sulteng
- 14 Sep 2026 06:44 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Tojo Una-Una – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengevaluasi pelaksanaan program prioritas nasional Asta Cita melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi di Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat 11 September 2026.
Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar bersama Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur, para bupati dan wali kota, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah se-Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan pelaksanaan Asta Cita perlu diselaraskan dengan RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah 2025–2029 yang dijabarkan melalui sembilan program unggulan atau 9 Berani.
“Visi besar kita, ‘Berani Mewujudkan Sulawesi Tengah sebagai Wilayah Pertanian dan Industri yang Maju dan Berkelanjutan’, dijabarkan dalam empat misi RPJMD yang selaras dengan seluruh delapan poin Asta Cita,” kata Anwar.
Dalam evaluasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memaparkan sejumlah capaian program prioritas nasional. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk 100 persen dari target 1.981 unit.
Program Makan Bergizi Gratis telah mengoperasikan 228 dari target 307 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Program tersebut telah melayani 900.492 penerima manfaat di 13 kabupaten dan kota.
Pada sektor ketahanan pangan, realisasi cetak sawah baru mencapai 8.739,95 hektare dari target 10.180 hektare yang tersebar di 10 kabupaten. Program tersebut berpotensi menambah produksi hingga 61.080 ton gabah kering giling.
Sementara itu, program pemeriksaan kesehatan gratis mencatat 392.178 jiwa telah hadir dari target 3.156.102 jiwa. Sebanyak 291.980 jiwa di antaranya telah mendapatkan pelayanan kesehatan.
Program penyediaan rumah layak huni pada triwulan pertama 2026 mencatat realisasi 6.629 unit dari target 131.650 unit rumah tidak layak huni.
Di tingkat daerah, sembilan program unggulan 9 Berani didukung anggaran sekitar Rp1,73 triliun pada 2025 dan lebih dari Rp1,1 triliun pada 2026 hingga saat ini. Program Berani Cerdas telah memberikan beasiswa kepada 23.649 penerima pada 2025 dengan nilai lebih dari Rp84,9 miliar.
Anwar menegaskan rakor harus menjadi ruang untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan program di lapangan dan merumuskan solusi bersama, bukan sekadar menyampaikan laporan capaian.
“Rapat koordinasi ini adalah ruang evaluasi yang jujur dan terbuka, bukan sekadar seremoni pelaporan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Poso melalui kehadiran Wakil Bupati H. Soeharto Kandar turut memperkuat koordinasi lintas pemerintahan dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita dan menyelaraskannya dengan agenda pembangunan daerah.
Koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program prioritas serta memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....