Masjid Besar Darussalam Parigi Didorong Jadi Pusat Pembinaan Umat

  • 12 Sep 2026 07:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum meneladani akhlak Rasulullah dan memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melalui sambutan yang dibacakan Asisten I Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Besar Darussalam, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Rabu 9 September 2026 malam.

Bupati mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menerapkan nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah SAW telah memberikan keteladanan yang sangat sempurna bagaimana membangun masyarakat dengan landasan keimanan dan akhlakul karimah. Karena itu, semakin sering kita memperingati Maulid, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan Bupati.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah dalam kepemimpinan, kesabaran, kejujuran, kepedulian, dan kasih sayang dapat menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang beriman, beradab, dan rukun.

Bupati juga mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Perbedaan latar belakang maupun pandangan diharapkan tidak menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang aman dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Parigi juga menyerahkan Surat Keputusan Penunjukan Masjid Darussalam Parigi menjadi Masjid Besar Darussalam Parigi.

Bupati meminta perubahan status tersebut diikuti dengan peningkatan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, penguatan ukhuwah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kepada seluruh pengurus dan jamaah Masjid Besar Darussalam Parigi, pesan saya, jaga amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kelola masjid secara profesional, terbuka dan bertanggung jawab, serta jadikan masjid sebagai pusat kebaikan dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat,” pesannya.

Bupati juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan media sosial. Menurutnya, masjid dapat menjadi ruang pembinaan karakter dan penguatan moral bagi anak-anak serta generasi muda.

Ia mendorong pengurus masjid mengembangkan kegiatan pendidikan Al-Qur’an, kajian keislaman, kegiatan sosial, pembinaan kepemudaan, serta aktivitas positif lainnya.

Sementara itu, hikmah Maulid disampaikan Ustaz Maulana Fadel, Pimpinan Pondok Pesantren Ulummul Muballighin Kota Palu. Ia mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan dan mengikuti tuntunan Allah SWT serta Rasul-Nya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut mengusung tema “Meneladani Kehidupan Rasulullah untuk Pribadi yang Berakhlak Mulia dan Masyarakat yang Harmoni.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....