Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha di Sulteng Beradaptasi Dengan Pengadaan Digital
- 10 Sep 2026 15:19 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, mendorong para pelaku usaha di wilayah ini segera beradaptasi dengan sistem e-Katalog V6 seiring dengan makin canggihnya sistem pengadaan digital barang jasa pemerintah.
Wagub menilai, pelaku usaha yang telah terdaftar dalam ekosistem digital pengadaan akan lebih mudah memperkenalkan produknya kepada instansi pemerintah.
Disisi lain, pemerintah juga dapat mencari dan membandingkan produk dari berbagai pelaku usaha secara sehat dan kompetitif, sekaligus melakukan transaksi secara akuntabel dan transparan.
“Mari kita bangun bersama ekosistem pengadaan pemerintah yang terbuka, sehat, kompetitif, transparan dan berintegritas,” ajak Wagub Renny saat membuka Kegiatan Peningkatan Kapasitas bagi Pelaku Usaha Inklusif dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Hotel Aston, Kamis 10 September 2026.
Kegiatan yang digelar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI itu menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha, khususnya perempuan, penyandang disabilitas, pemuda dan warga binaan agar semakin siap mengambil bagian dalam ekosistem pengadaan pemerintah yang inklusif.
Sementara Direktur Pengembangan Iklim Usaha dan Kerja Sama Internasional LKPP RI Dwi Rahayu Eka Setyowati mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulteng dalam membangun tata kelola pengadaan yang baik.
Hal tersebut tercermin dari skor Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) 2025 yang mencapai 85,06 serta tingkat kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) di level 9.
“Ini menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pengadaan yang profesional, transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Pada kegiatan yang diikuti sekitar 120 pelaku usaha tersebut LKPP melalui Direktur Dwi Rahayu menegaskan komitmen untuk membuka ruang dan kesempatan yang setara bagi seluruh kelompok masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi melalui ekosistem pengadaan pemerintah berbasis digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....