Satbrimob Perkuat Upaya Penanganan Karhutla di Sulteng
- 08 Sep 2026 14:22 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu, 06 September 2026, terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng). Kondisi lahan kering dan angin kencang membuat api mudah menyebar.
Jajaran Polda Sulteng melalui Polres jajaran di backup penuh personel Satbrimob Polda Sulteng di bawah kepemimpinan Dansat Brimob Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si terus melakukan pemantauan dan penanganan titik-titik kebakaran bersama instansi terkait. Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin, S.I.K.,M.H., Senin, 07 September 2026, mengatakan penanganan terus dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas.
“Kami juga terus memantau titik-titik yang terindikasi mengalami kebakaran. Jadi saat ada muncul api, petugas bisa langsung tangani biar tidak meluas," kata dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9/2026).
Ditambahkan karhutla dilaporkan terjadi di Kota Palu, Kabupaten Banggai, Tojo Una-Una dan Parigi Moutong. Sebagian titik berada di kawasan perbukitan dengan medan curam, sementara asap tebal sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan.
Dalam proses pemadaman, personel Satbrimob Polda Sulteng menggunakan peralatan pemadam yang disesuaikan dengan kondisi medan. Petugas juga melakukan penyisiran dan pendinginan di sekitar lokasi untuk memastikan api tidak kembali menyala, terutama pada kawasan yang dipenuhi semak dan vegetasi kering.
Kabidhumas Polda Sulteng menambahkan berdasarkan pemantauan hotspot di Sulteng, tercatat 73 titik. Setelah diverifikasi, 8 titik dinyatakan sebagai titik api, sedangkan 65 titik lainnya bukan titik api. Dirinya juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah atau lahan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....