Kanwil Ditjenpas Sulteng Perkuat Mitigasi Bencana dan Keamanan UPT
- 07 Sep 2026 18:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat mitigasi bencana dan keamanan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng Herman Mulawarman mengatakan telah meminta seluruh UPT untuk memetakan potensi bencana serta memperkuat mitigasi dan keamanan sebagai tindak lanjut arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi.
"Arahan tersebut menjadi perhatian serius jajaran Pemasyarakatan Sulteng menyusul potensi dan kejadian bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah," kata Herman di Palu, Senin, 7 September 2026.
Herman menegaskan, kesiapsiagaan harus dibangun sebelum kondisi darurat terjadi agar keselamatan pegawai dan warga binaan tetap menjadi prioritas.
Herman menginstruksikan setiap UPT untuk memetakan lahan yang berpotensi mengalami kebakaran hutan, khususnya lokasi yang berada di sekitar Lapas, Rutan, dan LPKA.
"Pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui tingkat ancaman sekaligus menentukan langkah mitigasi apabila kebakaran berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, maupun keberlangsungan layanan Pemasyarakatan," ujarnya.
Selain pemetaan, pemantauan kondisi lapangan diminta dilakukan secara intensif. Herman mendorong jajaran memperkuat komunikasi dan koordinasi bersama instansi terkait, sehingga informasi mengenai perkembangan situasi dapat segera diterima dan menjadi dasar pengambilan keputusan.
“Kita harus mengetahui potensi risiko sebelum menjadi ancaman. Karena itu, setiap UPT harus punya pemetaan, kesiapan, dan skenario yang jelas,” sebut dia.
Dia mengatakan perlindungan pegawai dan warga binaan juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan. Dalam kondisi asap atau kualitas udara yang buruk, ia meminta jajaran memastikan penggunaan masker bagi pegawai dan warga binaan.
Selain itu, setiap UPT juga diminta menyiapkan langkah mitigasi hingga opsi pergeseran warga binaan apabila kondisi bencana tidak memungkinkan kegiatan Pemasyarakatan berjalan secara aman.
“Kami berharap jajaran Pemasyarakatan Sulteng mampu membangun kesiapan melalui pemetaan risiko, koordinasi lintas sektor, perlindungan pegawai dan warga binaan, penguatan keamanan, serta pembinaan internal sehingga setiap UPT tetap mampu menjalankan tugas dan layanan Pemasyarakatan secara aman dalam menghadapi berbagai situasi,” kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....