Pemda Parimo Dukung Peran Ponpes Abnaul Khairaat Bangun Generasi Berakhlak
- 07 Sep 2026 20:53 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendukung peran Pondok Pesantren Abnaul Chairaat dalam membentuk generasi muda yang berilmu, religius, berkarakter dan berakhlak mulia.
Dukungan tersebut disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Milad ke-7 Pondok Pesantren Abnaul Chairaat di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Sabtu 5 September 2026.
Mewakili Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, menghadiri kegiatan tersebut.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Marwa Mahdang, Kepala Bagian Kesra Marzuk Hululo, perwakilan MUI, Ketua PBHBI, Forum Komunikasi Umat Beragama, Forum Komunikasi Pondok Pesantren, Forum Pemuda Kaili, para habib, ustaz dan ustazah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para santri dan santriwati.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menghadirkan penceramah Habib Salim bin Muhdor Al-Habsy dari Hadramaut, Yaman.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Adrudin Nur, disampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk mengenang perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan dan akhlak Rasulullah SAW.
“Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW merupakan momentum untuk kembali mengenang perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, dan akhlak mulia Rasulullah SAW. Sekaligus menjadi sarana untuk melakukan introspeksi sejauh mana kita mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Adrudin membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan Pondok Pesantren Abnaul Chairaat yang telah memasuki usia ke-7. Menurutnya, perkembangan pesantren tersebut tidak terlepas dari perjuangan dan pengabdian pimpinan serta pengasuh pondok pesantren, tenaga pendidik, orang tua santri dan dukungan masyarakat.
Ia berharap Pondok Pesantren Abnaul Chairaat terus berkembang serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang religius, berkarakter, berilmu, mandiri dan memiliki daya saing.
Menurut Bupati, perkembangan teknologi dan media sosial menjadi salah satu tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Karena itu, kemajuan teknologi perlu dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia.
Bupati juga mengajak orang tua, pendidik, ulama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap pendidikan serta pembinaan generasi muda.
Kepada para santri dan santriwati, Bupati berpesan agar terus menuntut ilmu, memperkuat ibadah, menjaga pergaulan dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadilah generasi yang memiliki ilmu dengan tetap rendah hati, memiliki cita-cita yang tinggi dengan tetap menjunjung nilai agama, serta memiliki kemampuan menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan akhlak mulia,” pesannya.
Bupati menegaskan, Pemkab Parigi Moutong akan terus membangun sinergi dengan ulama, pondok pesantren, lembaga pendidikan agama dan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pondok pesantren, kata dia, diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas, karakter dan akhlak mulia.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Abnaul Chairaat sekaligus panitia kegiatan, Ustad Musran Taher, S.Pd.I., menyampaikan terima kasih atas kehadiran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh tamu undangan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad ke-7 Pondok Pesantren Abnaul Chairaat.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum yang membawa keberkahan sekaligus mempererat silaturahmi antara pondok pesantren, pemerintah dan masyarakat.
“Semoga pertemuan kita ini membawa banyak keberkahan bagi kita semua dan menjadi amal yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Habib Salim bin Muhdor Al-Habsy dari Hadramaut, Yaman.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Milad ke-7 Pondok Pesantren Abnaul Chairaat berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....