Untad Tingkatkan Kesiapan Kerja Alumni lewat Pelatihan Digital

  • 04 Sep 2026 09:05 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Universitas Tadulako meningkatkan kesiapan kerja calon lulusannya melalui pelatihan teknologi informasi, kecerdasan buatan, dan keterampilan digital. Kegiatan bertajuk Untad Digital Career Ready tersebut berlangsung di Gedung Media Center Untad, Selasa, 1 September 2026.

Pelatihan yang berlangsung selama 2 hari tersebut digelar untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan digital dan kesiapan menghadapi proses rekrutmen yang semakin berbasis teknologi. Kegiatan tersebut diikuti ratusan mahasiswa calon alumni Universitas Tadulako.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untad, Dr. Ir. Sagaf, M.P., mengatakan keterampilan non-akademik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing lulusan. Menurutnya, gelar sarjana saja tidak cukup untuk menjamin seseorang terserap di dunia kerja.

“Jangan berpikir bahwa menjadi pintar hari ini dan diterima di masyarakat itu mutlak ditentukan kompetensi keilmuan. Skill seperti ini yang harus menambah kompetensi saudara ketika menjadi alumni,” ujar Sagaf.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI secara bijak. AI, menurutnya, harus menjadi alat pendukung berpikir dan tidak menggantikan kemampuan manusia dalam memahami kondisi di lingkungan kerja.

“AI itu hanya merupakan kerangka pikir. Jangan sampai AI lebih pintar daripada kita, karena informasi di AI terbatas pada apa yang diprogramkan,” ucapnya.

Sagaf menyebut proses rekrutmen saat ini telah banyak dilakukan secara digital, mulai dari pendaftaran hingga seleksi administrasi. Dari evaluasi sejumlah proses rekrutmen, kemampuan pengetahuan umum, etika, dan komunikasi masih menjadi tantangan bagi sebagian alumni Untad.

“Yang paling banyak tidak lulus dari evaluasi kami, anak alumni terlalu fokus di akademik bidang ilmunya tetapi lupa ilmu umum, bahasa Indonesia, serta etika dan motivasi saat wawancara,” ucapnya.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari sejumlah instansi dan mitra, di antaranya Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, BPD HIPMI Sulawesi Tengah, OJK Sulawesi Tengah, PT Telkom Palu, serta PT Bank Mandiri KC Palu Samratulangi.

Menurut Sagaf, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya Untad menyesuaikan pembekalan mahasiswa dengan kebutuhan dunia kerja. Universitas juga terus mengevaluasi kurikulum agar lulusan memiliki kompetensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Tanggung jawab Universitas Tadulako adalah melihat bagaimana serapan alumni di dunia kerja. Untuk memastikan alumni Untad diterima, salah satu upayanya adalah memberikan pelatihan non-akademik seperti ini,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....