Raker FKPP 2026, Wabup Parigi Moutong Tekankan Penguatan Peran Pesantren

  • 02 Sep 2026 22:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, secara resmi membuka Rapat Kerja Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat FKPP Kabupaten Parigi Moutong, Jalan Irigasi Kampal, Senin 31 Agustus 2026.

Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pondok pesantren dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Wabup H. Abdul Sahid menegaskan bahwa rapat kerja tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan harus dijadikan forum strategis untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, memperkuat konsolidasi, sekaligus merumuskan langkah-langkah nyata guna meningkatkan kontribusi pondok pesantren bagi pembangunan masyarakat dan daerah Kabupaten Parigi Moutong.

"Pondok pesantren memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Pesantren bukan hanya tempat berlangsungnya proses pendidikan keagamaan, tetapi juga merupakan lembaga yang telah terbukti memiliki peran besar dalam membentuk karakter, akhlak, kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial generasi muda," ujar Wabup.

Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, Wabup menyadari bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Kemajuan teknologi dan arus informasi memberikan banyak manfaat, namun di saat yang sama juga menghadirkan berbagai tantangan terhadap moral, etika, dan karakter anak-anak.

Oleh karena itu, keberadaan pondok pesantren harus terus diperkuat agar mampu menjadi benteng moral sekaligus pusat pendidikan yang melahirkan generasi yang berilmu, beriman, berakhlak, mandiri, produktif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memandang bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusia secara utuh.

"Kita membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, karakter, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan landasan keagamaan yang kuat," tegasnya.

Wabup juga mendorong agar FKPP dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam membangun generasi Parigi Moutong yang unggul sekaligus memiliki nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Ia berharap FKPP menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang semakin kuat. Tidak hanya sekadar menjadi forum diskusi, tetapi mampu menjadi rumah bersama dalam menyampaikan aspirasi, bertukar pengalaman, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta menyusun program-program bersama yang bermanfaat bagi santri dan masyarakat.

"Kami mendorong agar dalam rapat kerja ini dibahas berbagai program yang bersifat konkret dan dapat diimplementasikan. Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama adalah bagaimana membangun kemandirian ekonomi pesantren," tambahnya.

Pesantren dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi produktif, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga usaha makanan, kerajinan, dan koperasi.

Potensi tersebut harus dikelola secara profesional sehingga pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Terakhir, Wabup berpesan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren agar terus memberikan perhatian terhadap masa depan para santri.

"Jangan hanya mencetak santri yang mampu memahami ilmu agama, tetapi mari kita persiapkan mereka menjadi generasi yang mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, teknologi, dan wawasan kebangsaan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Parigi Moutong, H. Mubin Abidin, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wakil Bupati yang, di tengah padatnya kesibukan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, masih berkenan hadir untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Wabup bukan sekadar memeriahkan acara, melainkan menjadi dorongan semangat yang luar biasa bagi seluruh peserta. Kehadiran tersebut juga menjadi bukti nyata perhatian dan dukungan Pemerintah Daerah terhadap perkembangan dunia pendidikan agama dan kerukunan antarpesantren di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....