IMIP Hadir di Sulteng, Ekonomi Tumbuh Masyarakat Sejahtera
- 02 Sep 2026 09:20 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Morowali – PT. Industrial Park Indonesia Morowali (IMIP) terus memberikan bukti kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi tidak hanya secara nasional tetapi juga ditingkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Sejak beraktivitas tahun 2013 lalu, PT. IMIP yang merupakan Proyek Strategis Nasional ini mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah tetap positif bahkan ditengah kondisi gejolak ekonomi global yang tidak pasti.
Ditengah kontribusinya dalam meningkatkan pendapatan negara dan daerah, keberadaan IMIP juga memberi dampak bagi kehidupan masyarakat, khususnya pencari kerja. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat untuk mendukung aktivitas industri pengolahan di IMIP ribuan pekerja diserap, dimana menurut data, ada sekitar 97.000 lebih tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya di IMIP.
Rospita yang merupakan bagian dari sekitar 97.000 pekerja di IMIP, Rabu, 02 September 2026, mengungkapkan rasa syukur dapat meniti karier di IMIP, meski baru bergabung dari tahun 2025, dirinya dapat merasakan dampak nyata kehadiran IMIP. Kepada RRI, Rospita yang bekerja di bagian operator mengaku sejak bergabung di IMIP, dirinya dapat membantu ekonomi keluarga di kampung halaman, mengingat gaji yang diberikan lebih dari cukup untuk dirinya sendiri.
“Gaji saya disini lumayan besar karena diatas UMR, jadi bisalah bantu-bantu keluarga di kampung. Karena orangtua kan tidak mampu apalagi mereka sudah tua, makanya bersyukur sekali bisa diterima kerja disini,” ungkapnya.
Rospita bercerita sebelum bekerja di kawasan IMIP, dirinya harus bekerja serabutan dengan penghasilan jauh dari kata cukup. Sehingga saat diterima di IMIP, dirinya terus berupaya mengembangkan kemampuannya dengan harapan kedepan jenjang karir semakin baik dan berdampak pada semakin bertambahnya pendapatan.
“Sejak bekerja di IMIP saya sering diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan yang tidak hanya fokus di bidang saya sekarang. Kadang saya ikut pelatihan dibidang lain jadi makin banyak saya tahu. Soalnya kalau mau karir lebih bagus kan kita harus tambah keahlian,” ujarnya.
Selain untuk kawasan IMIP, serapan tenaga kerja juga terjadi di luar kawasan, dimana hadirnya PT. IMIP membuka berbagai peluang ekonomi baru, mulai dari rumah makan, penyewaan kos dan layanan transfer uang. Haikal yang merupakan pekerja di konter BRI Link di Kabupaten Morowali, Rabu, 02 September 2026, mengatakan awal kedatangannya ke Kabupaten Morowali untuk menjadi pekerja di dalam kawasan IMIP. Namun karena terbentur usia, ia akhirnya bekerja di konter BRI Link yang ada di daerah tersebut.
“Saya dari Makasar, jadi tahun lalu saya ke Morowali mau melamar kerja di IMIP. Cuma karena umurku masih masih 20 tahun jadi ndak bisa. Mau pulang rasa sayang, jadi ba cari kerja di luar sekalian ikut kursus biar nanti kalau so cukup umur langsung melamar,” jelas Haikal.
Selain di sektor ekonomi, kehadiran IMIP di Sulawesi Tengah juga memberi dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Hal ini dapat dilihat dari pembangunan sekolah hingga keberadaan Politeknik Industri Logam Morowali yang membuka ruang bagi anak daerah menempuh pendidikan secara gratis dan berpeluang berkarir di IMIP.
Abdi Negara Mahasiswa PILM angkatan tahun 2024 kepada RRI mengaku masuk PILM merupakan langkah awal dirinya agar bisa bekerja di IMIP. Menurutnya dengan diterima di PILM maka peluangnya akan semakin terbuka luas, mengingat selama kuliah dirinya memperoleh pendidikan sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan di kawasan IMIP.
“Alasan saya tuh karena pasti tujuannya penempatan kerjanya itu sudah jelas kalau kuliah di sini. Kan kalau di kampus lain itu belum tentu kita langsung kerja. Pasti menunggu lagi. Nah, kalau di Politeknik ini selesai magang sudah ada memang penempatan untuk kerja di perusahaan mana. Itu tujuannya satu sama eh biaya SPP-nya itu sudah ada tanggungan jadi tidak bayar UKT lagi,” tuturnya.

Sementara itu pada kesempatan berbeda Deputy Manager CSR Department PT. IMIP, Laurencia Kirana Larasati, Kamis, 30 Juli 2026 menjelaskan untuk memastikan masyarakat di Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Morowali tidak hanya menjadi penonton ditengah semakin majunya Industri Pengolahan IMIP, pihaknya juga berupaya meningkatkan kompetensi setiap masyarakat agar dapat merasakan manfaat dari keberadaan IMIP. Diakui proses seleksi dilakukan secara kolaboratif bersama Pemerintah Desa dan Kecamatan Bahodopi guna memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
“Komitmen PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dalam membangun kawasan industri berkelanjutan tidak hanya diwujudkan melalui investasi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) lokal. Salah satu langkah nyata tersebut direalisasikan melalui Beasiswa IMIP Bersinergi, sebuah program pemberdayaan pendidikan yang telah berjalan sejak tahun 2022, khusus untuk meningkatkan kualitas generasi muda Morowali, khususnya Kecamatan Bahodopi,” terang Laurencia.

Dikatakan program ini lahir dari kesadaran bahwa keberhasilan hilirisasi industri tidak hanya ditentukan kecanggihan teknologi dan besarnya investasi, tetapi juga kesiapan SDM lokal yang mampu berkompetisi di dunia kerja. Melalui pemberian bantuan uang saku pendidikan, IMIP berupaya memastikan mahasiswa asal Bahodopi memiliki kesempatan besar untuk menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus memersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri modern.
“Sejak pertama dilaksanakan pada 2022, Program Beasiswa IMIP Bersinergi terus mengalami pengembangan. Pada angkatan pertama hingga ketiga, sebanyak 25 mahasiswa telah menerima bantuan pendidikan Rp3.000.000 per semester. Memasuki angkatan keempat di 2026 ini, IMIP meningkatkan jumlah penerima menjadi 45 mahasiswa dengan bertambahnya nilai bantuan hingga Rp. 5.000.000 tiap semester. Stimulan tersebut mulai diberikan sejak mahasiswa memasuki semester kedua,” katanya.
Melalui Program Beasiswa IMIP Bersinergi, diharapkan dapat semakin membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi putra-putri Bahodopi. Sehingga masyarakat setempat memiliki daya saing yang lebih baik, mampu berkembang secara profesional, dan nantinya dapat berkontribusi di berbagai sektor, termasuk di kawasan industri IMIP.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....