Korem 132/Taduako Siap Mendukung Penanganan Karhutla di Sulteng

  • 31 Agt 2026 13:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu — Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., Senin, 31 Agustus 2026, menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan di Sulawesi Tengah. Rakor yang dihadiri unsur Forkopimda tersebut membahas langkah-langkah terpadu dalam menghadapi peningkatan potensi Karhutla dan kekeringan.

Hingga 28 Agustus 2026, tercatat sebanyak 87 kejadian Karhutla dan 15 kejadian kekeringan di wilayah Sulawesi Tengah. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat merugikan masyarakat.

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid, M.Si., saat memimpin rapat koordinasi menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan meningkatkan langkah penanganan secara masif guna mencegah meluasnya dampak serta kerugian akibat Karhutla. Menurut Gubernur penanganan Karhutla di daerah ini memerlukan kerjasama semua pihak dalam penanganan dan pencegahannya.

“Kasus kebakaran hutan dan lahan ini masih terjadi, selain karena kelalaian juga dipengaruhi oleh cuaca yang sekarang ini panas sekali. Harapannya melalui pertemuan ini kita bisa mencegah agar tidak ada lagi kasus kebakaran di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar P Sianipar, dimana Pangdam juga menegaskan penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak tak terkecuali TNI. Diakui saat ini TNI telah menyiagakan personel dan berbagai sarana pendukung di sejumlah wilayah rawan untuk mempercepat respons di lapangan.

“Kami siap mendukung upaya pencegahan dan penanganan musibah karhutla, jadi kami menyiagakan personil agar bila ada kejadian mereka siap langsung membantu menangani kebakaran,” terangnya.

Melalui rakor ini, seluruh stakeholder diharapkan semakin solid dalam memperkuat kesiapsiagaan, pencegahan, dan penanganan Karhutla serta kekeringan demi melindungi masyarakat dan lingkungan di Sulawesi Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....